The Revlon Lipsticks Roundup

An overview of my Revlon lipsticks collection

Jul 8, 2016 | review | 0 comments

Hi Everyone,

Gw yakin kebanyakan orang pasti memiliki setidaknya 1 atau lebih lipstick Revlon karena harganya yang terjangkau, variannya banyak, dan produknya gampang ditemui. Gw memiliki 5 varian dalam koleksi gw, di post ini gw ingin share varian mana yang worth to have atau yang sebaiknya yang kamu skip saja. Prinsip gw walaupun harganya affordable, I want the product to work as it claims to be dan dari kelima varian yang gw miliki ada yang hit dan miss. 

Revlon Colorburst Lipstick

Let’s start with a positive notelipstick ini adalah salah satu lipstick pertama yang gw beli. Gw pilih Crimson 095 karena ingin recreate red lipstick tutorial. Packaging sangat eye-catching dan berkesan mewah, all black tube bermotif wajik. Di lipstick-nya juga terdapat emboss Revlon, it’s a nice touch and overall an expensive looking presentation. Harganya berkisar antara IDR 73rb-IDR 85rb, produk yang didapat sebanyak 0.13 oz/3.8gr. Ada sedikit bau tetapi tidak menyengat, sayangnya gw sendiri tidak bisa menjelaskan wanginya seperti apa, tetapi melihat dari bahan-bahannya memang ada sweet almond oil vanilla planifolia fruit. Moving onlipstick ini berwarna merah dengan undertone cokelat, cocok dengan kulit gw yang memang lean on warm undertone. Pigmentasinya baik sekali, tidak patchy namun ada sedikit kecenderungan bleed/feather (keluar dari garis bibir). Walaupun tidak parah tetapi gw sarankan sebaiknya gunakan lip liner daripada khawatir berubah jadi clown face. Tektur lipstick ini sangat lembut sehingga nyaman pada waktu diaplikasikan ke bibir, tidak menonjolkan kerutan di bibir dan hydrating, walaupun gw aplikasikan beberapa kali dengan pemakaian waktu yang lama bibir tidak menjadi kering. Bagi penyuka long lasting lipstick, mungkin tidak akan terlalu suka karena harus reapply untuk menjaga pigmentasinya. Thumbs up to Revlon, definitely recommended and will repurchase. PS: Waktu gw pakai lipstick, Lisa Eldridge pinned my recreate look in her pinterest #mylisalook

Revlon Super Lustrous Creme Lipstick 

Shade yang gw pilih adalah pink velvet 423, the color is GORGEOUS. Pink terang hampir fuschia yang sangat mirip dengan MAC All Fired Up Retro Matte namun dengan satin finish. Sayangnya lipstick ini pigmentasinya kurang baik, tidak begitu opaque, gw harus berkali-kali mengusapkan ke bibir gw baru mendapatkan pigmentasi yang gw inginkan, selain aplikasinya juga uneven dan patchy. Walaupun pada waktu di swacth teksturnya berasa creamy dan lembut namun sayangnya apabila dipakai dalam jangka waktu panjang membuat bibir kering sampai membuat permukaan bibir gw menjadi bertekstur. Jadi aplikasi touch up membuat tampilan tekstur tersebut semakin terlihat. Gw sarankan sebelum melakukan touch up gunakan lip balm terlebih dahulu, kemudian blot dengan tisu baru aplikasikan layer baru. Packaging-nya tidak ada yang istimewa, tube hitam beraksen gold dengan tutup transparan dibagian atas. Harganya cukup murah antara IDR 33k-35k dengan jumlah produk sebanyak 0.16 oz/4.5 gr, lipstick ini baik bagi mereka yang sensitif terhadap produk yang memiliki wewangian karena hampir tidak berbau. Warna yang ditawarkan varian ini cukup beragam sehingga apabila kamu menyukai mencoba berbagai macam warna dan tampilan gaya gw pikir lipstick ini masih worth to buy karena walaupun ada beberapa aspek yang kurang baik namun masih workable dengan harga yang affordable. 

Revlon Super Lustrous Matte Lipstick 

Satu lagi varian dari Super Lustrous lipstick yang dengan berat hati gw mengatakan kualitasnya sangat buruk. Gw mencoba shade 003 mauve it over, lipstick nude pink kecokelatan khas warna MLBB (my lips but betterPackaging-nya sama dengan varian creme tetapi dengan silver accent. Warnanya tidak opaque bahkan hingga berkali-kali sapuan, layer terlalu banyak malah membuat produk ini terlihat cakey dan crumble. Sangat patchy dan uneven dan lagi-lagi masalah yang sama, creamy saat swatch namun menjadi sangat kering setelah berada di bibir yang memang umum terjadi pada lipstick matte. Tidak ada wewangian yang menyengat tetapi entah bahan apa yang membuat bibir gw bereaksi, ada tingly sensation yang tidak nyaman (seperti memakai produk beraroma mint atau lip plumper). Harga IDR 65rb untuk produk sebanyak 0.15 oz/4.2 gr. Menurut gw lebih baik save your money, kamu bisa beralih ke produk lokal atau menabung untuk membeli matte lipstick lain dengan kualitas yang lebih baik.

Revlon Colorburst Balm Stain

Gw mengira lipstick ini pigmentasinya sheer karena memang dipasarkan sebagai stain. Gw kaget karena pigmentasinya sangat baik, rich, opaque dengan glossy finish yang memberikan efek va va boom. Teksturnya creamy dan hydrating di bibir gw. Walaupun pudar namun sesuai namanya meninggalkan stain yang flattering di bibir. Lipstick ini agak berbau mint dan rasa dingin sedikit tingling sensation pada waktu aplikasi tetapi tidak mengganggu. Warna yang gw pilih 005 Crush Beguinwarna burgundy, pink kecokelatan, warna ini sangat cocok untuk tone down vampy look. Hanya satu hal yang menurut gw perlu diperhatikan packaging-nya sedikit rapuh, terbuat dari plastik yang tutupnya cepat sekali pecah padahal tidak jatuh (penyelamat gw adalah selotip, yey!). Walaupun harganya paling mahal diantara lipstick yang lain, IDR 88k-IDR 90k untuk 0.095 oz/2.7 gr namun menurut gw it’s a steal dengan mutu yang tidak kalah dengan chubby/balm stain dari high end brand.

Revlon Colorstay Moisture Stain 

Pertama kali gw coba warnanya langsung membuat gw jatuh cinta, muted purple-ish dengan nuansa pink dan shinny. Bibir gw terlihat fresh dan rasanya cukup melembabkan di bibir. Gw suka packaging-nya dengan warna yang terang dan menurut gw doe foot aplikatornya yang paling baik dari produk lain yang sejenis. Bentuknya point dan pipih sehingga dengan mudah bisa menyapukan produk ke ujung bibir dan membentuk garis bibir. Harganya cukup masuk akal IDR 89rb untuk 0.27 oz/7.65 gr. I just had to take it home. Keesokan hari gw memutuskan memakai lipstick tersebut ke kantor, gw perhatikan aplikasinya streaky (garis-garis tidak rata), teksturnya sangat kental, pekat dan lengket. Ada bau sekilas mirip ice cream chocolate mint tetapi tidak menganggu. Sebenarnya hal ini masih bisa gw abaikan tetapi setelah beberapa lama entah kenapa warnanya beroksidasi menjadi muddy dark purple-ish and this color doesn’t look good on me. Selain itu apabila lipstick memudar efek stain-nya sama sekali tidak terlihat dan bibir gw menjadi kering sehingga touch up menjadi cukup sulit. Hal ini karena bibir gw yang kering ada sedikit bagian yang terkelupas dan tekstur lipstick yang terlalu lengket jadi mengangkat kulit yang terkelupas dan menjadikan bibir gw makin bertekstur. Sebelum kalian memutuskan membeli lipstick ini gw sarankan coba dulu kemudian amati setelah beberapa lama di bibir, perhatikan apakah warnanya beroksidasi atau tidak. Kemudian pertimbangkan apakah kalian menyukai teksturnya yang menurut gw kurang nyaman di bibir. Gw pribadi tidak akan menambah koleksi dari varian ini.

Walaupun gw sangat ingin mencoba varian terbaru Revlon lipstick yaitu Ultra HD namun sepertinya untuk sekarang gw hanya akan memakai based product dan blush saja. Sayangnya untuk kategori lipstick terlalu banyak miss daripada hit. Sepertinya masalah utama gw adalah formulasi lipstick yang terlalu kering bagi bibir dan kurangnya pigmentasi. Tetapi tentu saja hal ini tidak menutup kemungkinan gw akan mencoba varian lain di masa yang akan datang, never say never. Apabila kalian memiliki favorite affordable lipstickplease share di comment section. XOXO