Pixy Two Way Cake Cover Smooth

A look inside the newest launched from Pixy

Aug 12, 2016 | review | 4 comments

Hi Everyone,

Sabtu lalu gw diundang menghadiri launching produk terbaru dari Pixy yaitu Two Way Cake Cover Smooth. Terima kasih buat Pixy yang memberikan kesempatan kepada gw untuk datang dan mencoba berbagai produk dari mulai skincare, decorativecleanser, dan base makeup. Acaranya berlangsung cukup meriah dan padat informasi dengan sharing session makeup trend dari Jepang sekaligus pengenalan salah satu produk terbaru dari Pixy. Oleh karena itu post ini akan gw bagi 2, pertama adalah review Pixy Two Way Cake Cover Smooth yang akan diikuti dengan liputan event.

Kebetulan produk yang di launching adalah based makeup, produk makeup yang gw terobsesi selain concealer. Karena gw memiliki kulit yang sangat bermasalah sehingga gw selalu mencari produk yang bisa menutup berbagai kekurangan. Kondisi kulit gw sekarang kombinasi dengan t-zone berminyak dan dry patches disekitar pipi. Kemudian masalah yang biasa adalah kulit bertekstur dengan pori-pori besar, bekas jerawat dan sunspots.

Claim & Ingredients:

Pixy Two Way Cake Cover Smooth memiliki 4 klaim utama, yaitu:

  • Formula Beauty – Lock membuat makeup tampak licin dan halus hingga 10 jam
  • SPF 30 & PA +++ perlindungan optimum terhadap sinar UVB & UVA
  • 2-Way Whitening kombinasi dari Natural Whitening Powder dan derivat vitamin C membuat kulit tampak lebih cerah
  • Squalane Oil, menjaga kulit tetap lembab

Shades yang ditawarkan ada 5, yaitu: 01. white orche, 02. pink cream, 03. natural cream, 04. natural peach, dan 05. light caramel. Disini gw akan melakukan wear test pemakaian selama 10 jam dengan footage sehingga kalian bisa melihat sendiri performance produk ini.

Bahan yang terdaftar adalah: Mica, Talc, Titanium Dioxide, Dimethicone, Silica, Mineral Oil, Zinc Stearate, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Methicone, Synthetic Fluorphlogopite, Phenoxyethanol, Sorbeth-30 Tetraole Ate, Squalane, Alumunium Hydroxide, Fragrance, Pachyrrhizus Erosus Root Extract, Butylparaben, Methylparaben, Magnesium Ascorbyl Phosphate, BHT. May contain: CI 77492, CI 77491, CI 77499 (ketiga bahan ini adalah pigmen sehingga setiap shade akan berbeda, yang gw pakai adalah 05. light caramel).

Titanium dioxide adalah bahan alami dengan zat aktif UV filter yang memang biasa digunakan di produk tabir surya. Selain itu untuk proteksi terhadap sinar UVB digunakan bahan aktif Ethylhexyl Methoxycinnamate. Walaupun produk ini memiliki proteksi sinar UVB &UVA gw tetap menyarankan memakai sunscreen terpisah karena biasanya kita hanya mengaplikasikan makeup dalam jumlah yang sedikit sedangkan sunscreen dapat bekerja secara efektif apabila dipakai dalam jumlah yang cukup banyak. Pachyrrhizus Erosus Root Extract adalah bengkoang yang memang secara alami biasa digunakan untuk mencerahkan wajah. Bahan-bahan lainnya hanya berupa pelembap, emulsi (bahan agar dua bahan yang memiliki sifat berbeda bisa bersatu), bahan yang membantu tekstur produk menjadi creamy dan zat yang membantu agar makeup tahan lama seperti methicone dan pengawet seperti paraben. Bahan yang cukup mengkhawatirkan bagi gw adalah mineral oil. Seperti yang sudah pernah gw bahas, mineral oil  bisa memicu tumpukan kotoran dan minyak berlebih yang menimbulkan jerawat, whiteheads dan blackheads. Yang kedua adalah penggunaan wewangian, jadi bagi mereka yang memiliki kulit sensitif maka wewangian bisa memicu reaksi iritasi.

Packagingsleek compact berwarna putih sangat praktis dibawa kemana-mana karena ukuran tidak terlalu besar dan dilengkapi cermin dengan kompartemen terpisah antara produk dan sponge. Gw sangat suka karena konsep environmental friendly dengan adanya refill sehingga tidak harus membuang packaging apabila produk sudah habis. Produk yang didapat lumayan banyak 12.2 gr.

Texture & Scent: teksturnya cukup halus namun tidak terlalu smooth dan buttery namun hal ini sama sekali bukan masalah. Produk ini memiliki bau yang cukup kuat agak seperti bengkoang.

Performance: 

Aplikasi pertama (jam 13.11): Gw melakukan aplikasi dengan 2 tools yang berbeda, yaitu sponge kering dan flat kabuki brush yang memang biasa digunakan untuk produk bertekstur cream to powder product. Gw mendapatkan hasil yang lebih halus dengan sponge kering. Sayangnya 1st impression yang gw dapatkan adalah produk ini sedikit susah dibaurkan secara merata, kemudian di sisi yang menggunakan kuas hasilnya sangat cakey dan terlihat sekali produk menempel di area dry patches, in all fairness memang aplikasi menggunakan brush tidak dianjurkan, jadi selama wear test gw mencoba menerka apakah karena aplikasi dengan brush yang menyebabkan cakey atau memang produk itu sendiri. Kemudian yang gw perhatikan warnanya sedikit ashy padahal gw menggunakan warna paling gelap dengan undertone warm. Gw cukup menyukai finish-nya yang walaupun terlihat sedikit powdery tetapi tidak flat matte, tidak membuat tekstur dan pori-pori gw semakin terlihat. Hasil coverage dengan sponge kering sheer dan tidak buildable, untungnya produk ini bisa di layer dengan baik dengan concealer cair untuk memberikan coverage tambahan.

1st Check-in (jam 18.13): Gw terkesan dengan oil control produk ini karena t-zone tidak begitu mengkilat, blush on dan bronzer juga masih melekat dengan baik. Sayangnya produk mulai menempel ke bagian wajah gw yang kering dan sisi kiri dimana aplikasi menggunakan kuas menjadi semakin cakey. Gw juga melihat produk mulai pudar di sekitar cuping hidung. Disini gw juga melakukan flash test dan karena ada kandungan titanium dioxide terlihat ada sedikit white cast di wajah gw.

10 Hours check-in (jam 22.59): Ketahanan produk ini cukup baik, bisa terlihat disini produk hanya memudar di daerah hidung dan sedikit daerah dagu. Pudarnya juga tidak patchy, gw melihat ada sedikit yang settle into fine lines khususnya di daerah sekitar bibir (smile lines). Seperti check-in pertama memang bagian t-zone gw khususnya hidung terlihat berminyak. Perlu diingat sekarang kondisi kulit gw berminyak hanya didaerah t-zone saja namun bagi yang kulitnya cenderung oily diseluruh bagian wajah, produk ini mungkin tidak akan mampu menyerap minyak yang sangat berlebih sehingga touch up perlu dilakukan. Di foto kedua, gw melakukan touch up tetapi sayangnya produk telihat tidak mau menyatu dengan kulit jadi cobalah menggunakan seminimal mungkin dan jangan lupa blend, blend, blend.

Verdict: Overall impression menurut gw produk ini patut dicoba karena harga yang affordable kisaran antara IDR 39k-45k untuk compact baru dan IDR 26k-IDR 28k untuk refil. Gw suka dengan finish-nya yang tidak flat matte dan memang membuat kulit terlihat lebih halus. Setelah 10 jam wear test produk ini akan cocok: 1) Bagi mereka yang memiliki kulit normal dan kombinasi, dikulit kering produk ini akan menempel di dry patches dan menjadi cakey sedangkan bagi kulit berminyak gw yakin produk akan slide off dan memudar seperti yang terjadi di t-zone gw. Selain itu kulit berminyak dan acne-prone dengan produksi sebum berlebih sebaiknya menghindari produk dengan kandungan mineral oil karena berpotensi menyumbat pori-pori sehingga kotoran dan minyak bisa menumpuk sangat cepat dan menyebabkan jerawat, 2) Coverage-nya sheer dan sayang sekali tidak buildable hingga menambah coverage hingga signifikan, jadi lebih cocok bagi mereka yang memiliki kulit dengan hiperpigmentasi yang sedikit, 3) Bagi mereka yang memiliki warna kulit lebih terang dari NC/NW35-37 (medium tan) karena sayang sekali shade-nya sangat terbatas, shade tergelap terlihat tidak cocok dengan warna kulit gw. Padahal rata-rata kulit wanita Indonesia banyak yang segelap atau bahkan lebih gelap dari gw. Padahal dengan pilihan shade yang lebih banyak gw yakin akan membuka pasar yang lebih luas bagi Pixy. Apabila kalian ingin mencoba sebaiknya hindari aplikasi produk dengan kuas dan apabila ingin menambah coverage, basahi sponge terlebih dahulu. Hal ini juga akan membantu aplikasi produk lebih halus dan tidak menempel di dry patches bagi mereka dengan kulit kombinasi yang memiliki area kulit yang kering, dan pastikan kalian membaurkan produk secara merata di wajah.

It’s the end of part 1, please stay tuned for part 2. There will be tutorial and recreate look! 🙂 Oh ya karena setiap produk memiliki hasil berbeda di masing-masing individual. Gw memberikan shade yang terlalu terang kepada teman sesama blogger, jadi kalian ada referensi yang lebih banyak sebelum memutuskan membeli. Let’s just hope she report back so you’ll have more reference on other skin tone and skin type.