Twist Pen Under-eye Concealer, Which one is better?

A classic battle of drugstore vs highend

Aug 14, 2016 | review | 14 comments

Hi Everyone,

Concealer is one of makeup product that I’m obsessed with besides foundation. Gw adalah penggemar berat Lisa Eldridge jadi setiap kali dia menggunakan Clinique Airbrush Concealer gw selalu berguman dalam hati I gotta have that. Akhirnya gw memutuskan untuk membeli. Kemudian sekitar 2 minggu lalu gw mencoba Maybelline Dream Lumi Touch Highlighting Concealer, kedua produk ini gw amati memiliki fungsi yang hampir sama. A light diffusing makeup yang fungsinya bukan untuk menutupi melainkan memantulkan cahaya sehingga dark circle dan kerutan bawah mata tersamarkan.

Gw coba membandingkan kedua produk ini karena honestly fungsi, tekstur, packaging hampir sama dengan warna yang sedikit berbeda. Apakah keduanya memiliki hasil dan efek yang sama walaupun harganya berbeda jauh? Yang mana yang gw lebih preferNo spoiler ya, baca terus sampai akhir.

Packaging: Keduanya memiliki packaging yang hampir sama, pada dasarnya twisted pen dengan aplikator kuas yang sayangnya sering terlalu banyak mengeluarkan produk daripada yang gw inginkan. Isi kedua produk sama yaitu 0.05 oz/1.5 ml. Kelebihan Maybelline adalah bagian yang berisi produk dikemas secara transparan sehingga bisa dengan mudah terlihat jumlah produk yang tersisa.

Texture & ColorClinique memiliki konsistensi yang lebih padat dan bertekstur kering sedangkan Maybelline sebaliknya konsistensinya lebih tipis dan lebih creamy. Warna kedua produk ini sangat berbeda, Maybelline berwana pink salmon sedangkan Clinique berwarna peach dengan tone warm dan sedikit hint of orange.

Claim & How I use it:

Keduanya memiliki klaim yang sama, pada dasarnya adalah produk yang ditujukan bukan untuk menutupi dark circle namun lebih kepada memantulkan cahaya yang jatuh ke area tertentu sehingga kulit terlihat lebih terang dan mampu menyamarkan garis-garis halus di kulit. Konsepnya seperti photoshop, misalnya foto kita sangat berbayang sehingga terlihat hitam nah biasanya kita meng-edit dengan meninggikan efek brightness sehingga bayangan tersebut tersamarkan. Clinique secara jelas mengatakan menggunakan teknologi light-diffusing sedangkan Maybelline memasarkan produk ini sebagai highlighting concealer.

Gw menggunakan produk ini di area utama, under-eye karena walaupun dark circle gw tidak terlalu terlihat namun gw memiliki hollow space (legok cekung) di daerah ini dan sedikit di ujung bibir untuk tampilan mengangkat garis bibir sekaligus menyamarkan smile lines. Biasanya gw aplikasikan langsung dari aplikator, blend dengan jari tangan kemudian untuk memperhalus gw menggunakan Zoeva 142 concealer brushmakeup sponge atau MAC 217. Gw juga kadang mencampurkan kedua produk ini dengan concealer lain misalnya Laura Mercier Secret Camouflage atau Revlon Colorstay agar produk lebih tahan lama atau apabila gw memerlukan coverage lebih

Performance: Gw memilih shade brightener/radiant berwarna peach karena coverage concealer sangat sheer sehingga gw berharap efek memantulkan cahaya ditambah warna peach akan membantu menyamarkan dark circle dan kerutan. Pada waktu pertama kali mencoba Clinique gw perhatikan teksturnya sangat kering sehingga sulit untuk membaurkan secara rata di kulit tanpa menarik permukaan kulit. Gw mencoba meratakan dengan jari tangan (patting motion/menepuk-nepuk) namun hasilnya menjadi tidak rata dan terlihat cakey. Dibantu dengan kuas untuk blending dan hasilnya sedikit lebih baik. Hal yang paling menganggu adalah creasing dan settle into fine lines yang cukup parah, padahal sudah di set dengan bedak. Creasing terjadi bahkan right after I finish my makeup, belum keluar rumah. Jadi gw takut untuk memakai produk ini apalagi di daerah seperti smile lines, apabila produk settle di smile lines tersebut maka kerutan akan terlihat makin jelas. Gw berpikir mungkin karena teksturnya yang kering, akhirnya gw coba memakai lebih banyak pelembab di daerah bawah mata. Sayangnya hal ini tetap tidak bisa mengatasi creasing dan settle into fine lines. Gw juga tidak melihat efek brightening.

Kira-kira dua minggu lalu gw mencoba Maybelline, teksturnya creamy sehingga lebih mudah di blend bahkan tanpa menggunakan kuas dan konsistensi yang lebih tipis. Apabila gw secara tidak sengaja mengaplikasikan terlalu banyak produk tetap tidak terlihat cakey, bisa dengan mudah di layer/buildable. Gw selalu bekerja di satu area terlebih dahulu karena gw perhatikan produk ini agak terlalu cepat set, jadi waktu untuk blending tidak terlalu banyak. Dari mulai aplikasikan di pagi hari hingga pulang kantor tidak terjadi creasing dan tidak settle di kerutan gw. Namun satu hal yang tidak gw sukai adalah terlalu mencerahkan warna kulit sehingga gw harus berhati-hati untuk tidak menaruh produk terlalu banyak karena akan mudah terlihat seperti reverse panda eyes (not cute guys). Salah satu trik gw yang lain adalah dengan mencampurkan dengan concealer lain untuk sedikit meredakan efek mencerahkannya dan menambahkan coverage.

VerdictGw sedikit kecewa dengan Clinique, teksturnya terlalu kering sehingga dengan mudah crack & crease walaupun dengan berbagai varian aplikasi yang gw coba, kurang menyamarkan dark circle dan kerutan diarea bawah mata. Bisa dilihat di kedua footage, di sisi yang gw aplikasikan Maybelline hollow space di mata gw lumayan berkurang dan terlihat lebih halus sedangkan di sisi Clinique masih sedikit terlihat. Settle into fine lines bisa dilihat di smile lines gw di sisi Clinique dan produk sudah terlihat sedikit menggumpal. Harganya pun mahal IDR 270.000. Personally gw lebih memilih Maybelline karena: 1) tidak crease, 2) lebih gampang untuk di blend karena teksturnya yang tipis dan creamy, 3) harganya lebih murah IDR 135k-150k di berbagai online shop, dan 4) sesuai dengan klaim under-eye terlihat lebih terang dan menyamarkan kerutan. Namun sepertinya gw tidak akan lagi membeli shade radiant tetapi akan repurchase shade yang sesuai dengan warna kulit karena gw tidak terlalu suka dengan area bawah mata yang terlalu terang seperti reverse panda eyes.

Gw sendiri tidak bisa mengatakan produk ini sebagai dupe karena jelas salah satu produk ini lebih unggul daripada yang lain. Apabila ada produk lain yang bisa gw buat perbandingannya leave me a comment. I like to hear your thoughts and see you next time in another review. XOXO