CeraVe Facial Moisturizing Lotion - PM

A drugstore moisturizer worth to try

Oct 21, 2016 | review | 6 comments

Hi Everyone,

Welcome backI think I’m starting to get the hang of this blogging thing 🙂 Anyway let’s discussed affordable skincare, moisturizer in particular. Di kancah affordable skin care menurut gw cukup sulit untuk mencari pelembab yang baik, hydrating namun tidak berminyak, cepat menyerap, ringan, dan bisa di layer dengan baik dengan produk lain seperti sunscreenprimer dan foundation. Sebelum mencoba CeraVe sebenarnya agak khawatir karena setelah membaca posting diberbagai forum banyak yang menyebutkan breakout, cystic acne karena terlalu emollient.

Gw memutuskan untuk mencoba karena kondisi muka yang tidak lagi berminyak melainkan kering dan dehirasi makanya gw memilih varian normal/dry skin dan tanpa SPF karena gw lebih memilih menggunakan sunscreen keluaran merk lain.

Claim & ingredients:

Pelembab ini dikatakan memiliki komposisi bahan-bahan yang sudah dipatenkan untuk membantu memperbaiki dan mengembalikan lapisan pelindung alami kulit, non-comedogenic, non-irritating dengan ceramides, niacinamide, dan hyaluronic acid.

Bahan-bahan yang digunakan: Purified Water, Glycerin, Caprylic/Capric Triglycerides, Niacinamide, Behentrimonium Methosulfate and Cetearyl Alcohol, Ceteareth-20 and Cetearyl Alcohol, Ceramide 3, Ceramide 6-II, Ceramide 1, Phytosphingosine, Hyaluronic Acid, Cholesterol, Dimethicone, Polyglyceryl-3 Diisostearate, Potassium Phosphate, Dipotassium Phosphate, Sodium Lauroyl Lactylate, Disodium EDTA, Methylparaben, Propylparaben, Carbomer, Xanthan Gum.

Gw melihat beberapa bahan yang berfungsi sebagai emollient atau pelembab seperti caprylic/capric triglycerides yaitu asam lemak jenuh (saturated fatty acidyang secara alami terdapat dikelapa, cholesterol,  dan dimethicone. Terdapat penyeimbang kadar pH potassium phosphatepipotassium phosphateYang cukup menarik adalah campuran dari behentrimonium methosulfate cetearyl alcoholyang merupakan trend yang cukup baru di dunia skin care. Karena bahan yang digunakan di produk ini adalah lipid atau lemak yang diambil dari hewan atau tumbuhan-tumbuhan dengan konsentrasi yang cukup tinggi seperti glycerin, phytosphingosine akan memberikan tekstur yang terlalu berminyak dan tidak nyaman digunakan. Behentrimonium methosulfatecetearyl alcohol menciptakan reaksi yang dinamakan catatonic emulsion sehingga memberikan tekstur powdery dan halus. Campuran kedua adalah ceteareth-20 (campuran dari cetyl & stearyl alcohol dan ethylene oxide) & cetearyl alcoholsodium lauroyl lactylate adalah bahan yang digunakan sebagai emulsi. Selain itu juga terdapat beberapa emulsi lain dan thickening agent (menambah tekstur kekentalan) lainnya seperti polyglyceryl-3 diisostearate dan xanthan gumDisodium EDTA digunakan sebagai chelating agent untuk menyerap dan mengurangi reaktivitas ion logam. Carbomer berfungsi untuk membuat tekstur menjadi seperti gel.

Wah ternyata ada alkoholnya, jangan takut karena bahan yang terdapat di produk ini merupakan fatty alcohol  yang memiliki sifat melembabkan dan meningkatkan kelembaban di kulit dengan membuat lapisan sehingga air tidak akan menguap dari kulit (occlusive). Alkohol baik ada berbagai jenis misalnya behenyl alcohol, caprylic alcohol, cetearyl alcohol, cetyl alcohol, stearyl alcholol, dsb. Gw juga tidak keberatan dengan penggunaan paraben.

Niacinamide terletak di komposis keempat sehingga kandungannya cukup tinggi, yaitu gabungan vitamin B3 dan asam nikotinat yang sangat efektif untuk membantu pemulihan kulit dengan keuntungan anti-aging. Niacinamide mampu mengembangkan tampilan dan tekstur kulit, mencerahkan dan mengembalikan tekstur yang sehat. I wish the other top 2 ingredients yang menjadi nilai jual utama pelembab ini memiliki komposisi yang lebih tinggi. Ceramide adalah komponen penting dari lapisan terluas epidermis, lebih dikenal sebagai stratum korneum, dan merupakan lipid atau lemak yang bertekstur seperti lilin yang ada secara alami di kulit kita untuk membantu mempertahankan kelembaban kulit dan membantu mempertahankan sel-sel kulit yang sehat tetap bersatu. Ceramide 3, Ceramide 6-II, Ceramide 1, adalah jenis ceramide sintesis yang di produksi di lab. Gabungan antara ceramide, kolesterol, dan fatty acid secara bersama-sama bertindak menyerupai adukan semen di dinding batu bata, seperti yang gw sebutkan ketiga zat mengikat sel-sel kulit yang sehat yang diumpamakan sebagai batu bata tersebut. Hyaluronic acid adalah salah satu zat yang sangat ampuh untuk mempertahankan kelembaban. Kelembaban sangat erat kaitannya dengan penuaan pada kulit, karena semakin tua maka kulit kita akan semakin kehilangan kemampuannya untuk menahan air dan mempertahankan tingkat kelembaban yang seimbang. Hal ini bisa menyebabkan kulit kehilangan kekenyalan, kelenturan dan kelembutan. Nah zat ini bisa membantu meningkatkan kelembaban kulit dan membuat lapisan kulit paling atas untuk terlihat dan terasa lebih halus, lembut dan nampak lebih kenyal.

Packaging: namanya juga drugstore jadi jangan harap kemasan yang mewah. Kemasan plastik dengan pump yang bisa diputar untuk dikunci sehingga aman untuk travelling. Selain itu tidak bulky. Produk yang didapat sebanyak 3 oz/89ml.

Texture & Scentgw sangat terkesan dengan tekstur pelembab ini, biasanya pelembab untuk kulit kering cenderung terlalu creamy, thick sehingga terkadang susah menyerap di kulit dan setelah aplikasi menimbulkan rasa lengket. Berbeda dengan CeraVe, teksturnya seperti perpaduan antara lotion dan gel dengan konsistensi ringan. Salah satu hal yang gw sangat senang tidak memiliki bau sehingga aman bagi mereka yang berkulit sensitif

Performance: biasanya pelembab yang diperuntukkan bagi kulit normal cenderung kering bertesktur berat dan meninggalkan greasy feeling di muka. Jadi terkesan produk tidak menyerap dengan baik dan cenderung sulit untuk di layer dengan produk lain. Gw sedikit kaget pada waktu pertama kali memakai CeraVe, seperti gw sebut diatas teksturnya sangat ringan dan hampir seperti gel (that’s explained ternyata memang menggunakan carbomer). Gw juga sama sekali tidak merasakan seperti ada pelembab berat yang sit on top of my skin, tidak ada rasa lengket dan cepat menyerap ke dalam kulit.

Pada saat kulit gw sangat kering penggunaan pagi hari biasanya gw mencampur dengan face oil, pelembab dan sunscreen, terkadang primer kemudian menggunakan foundation (yes I was that dry!). Gw sama sekali tidak melihat adanya butiran-butiran kecil yang menggumpal pada saat penggaplikasian lapisan demi lapisan produk. So I’m impressed! Pada malam hari sayangnya masih kurang potent sehingga gw harus melapisi dengan face oil terlebih dahulu. Apabila dipakai sendiri, kulit gw akan terasa agak kering pada saat bangun pagi khususnya daerah pipi dan kening.

Namun setelah kulit gw berubah menjadi kombinasi, rutinitas pagi hari gw sedikit berubah. Gw tidak lagi menggunakan menggunakan face oil, hanya pelembab dan sunscreen diikuti primer dan foundation. Disini gw menemukan daerah t-zone, hidung, kening dan dagu menjadi sedikit berminyak berkisar 3-4 jam tetapi memberikan hidrasi yang baik bagi bagian muka yang kering. Agaknya pelembab ini terlalu emollient bagi t-zone gw sehingga akhirnya gw menggunakan produk seminimal mungkin di daerah tersebut. Oleh karena itu gw menilai produk ini kurang cocok bagi kulit berminyak tetapi combination skin can still get away with it.

Mungkin bukan karena produk ini saja tetapi gw memang merasakan kulit gw lebih lembab. Khususnya dibagian sisi hidung yang sering kali sedikit terkelupas dan pipi yang biasanya di sore hari sudah terasa kering. Kulit gw terasa lebih lembut dan sedikit terlihat lebih supple.      

Verdictdari beberapa thread yang pernah gw baca pelembab ini bahkan dipakai oleh mereka yang memiliki kulit berminyak. Saran gw sebaiknya jangan, seperti yang gw uraikan diatas bagi pemilik kulit kombinasi saja akan menyebabkan produksi minyak berlebih dibagian t-zone apalagi di kulit berminyak. I think this a good moisturizer for normal to dry skin, bagi kulit kombinasi bisa saja asal gunakan seminimal mungkin di daerah berminyak. Bahan-bahannya tergolong baik karena merupakan skin like ingredients alias menyerupai apa yang dihasilkan oleh kulit secara alami dengan harga terjangkau $14.99, jangan khawatir karena drugstore sering sekali mengadakan promo jadi kalian bisa membeli dengan sistem PO saat sedang ada, misalnya buy 1 get 1 50% atau potongan lainnya atau diberbagai online shop yang menjual dengan harga masuk akal kisaran IDR 250k.

Do you guys have favorite affordable moisturizer? Gw sebenarnya cukup penasaran dengan produk lokal namun masih entah kenapa belum take that leap of faithShare apabila kalian tahu affordable local produk ya mungkin gw akan mencoba. XOXO