Nuxe Rêve de Miel Ultra Nourishing Lip Balm

A jar of hydration for my dry chapped lips

Nov 30, 2016 | review | 4 comments

Hi Everyone,

Gw memang ditakdirkan memiliki dry and chapped lips, ditambah selama 7 bulan ini menggunakan roaccutane dan matte liquid lipstick. My lips are suffering! Walaupun sudah mencoba berbagai remedy seperti mengoleskan madu, minum lebih banyak air putih, scrub dengan gula pasir, dan mencoba berbagai macam lip balm tidak ada satupun yang berhasil. Kemudian gw mendengar tentang Nuxe Rêve de Miel Nourishing Lip Balm tetapi it’s so expensive untuk produk berukuran 15gr sehingga cukup lama berpikir sebelum memutuskan membeli produk ini. Setelah sekian lama melihat kondisi bibir gw semakin buruk, bahkan saat memakai creamy lipstick pun tetap mengalami mengelupasan dan sangat kering akhirnya a little over 3 months agoI finally gave in and decided to “invest” in it.

Claim & Ingredients:

Lip balm yang terbuat dari madu dan berbagai macam minyak dengan konsentrasi tinggi yang membantu memelihara, memperbaiki, menenangkan dan melindungi bibir yang kering dan rusak. Tekstur unik dan memiliki rasa grapefruit halus dengan komposisi bahan alami sebesar 79,5% dan tidak mengandung paraben.

Bahan-bahan: Cera Alba/Beeswax, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Olus Oil/Vegetable Oil, Lecithin, Behenoxy Dimethicone, Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil, Mel/Honey, Dimethicone, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Citrus Grandis (Grapefruit) peel oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Hydrogenated Vegetable Oil, Glycine Soja (Soybean) Oil, Rosa Moschata Seed Oil, Tocopheryl Acetate, Tocopherol, Citrus Limon (Lemon) Peel Oil, Candelilla Cera/Euphorbia Cerifera (Camdelilla) Wax, Allantoin, Calendula Officinalis Flower Extract, BHT, Hellianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Citric Acid, Limonene, Citral, Linalool, Geranioil [N0802/D].

Bahan paling utama lip balm ini adalah lilin natural yang diambil dari sarang lebah madu, jadi kalau kamu pengguna produk vegan maka this is not for you. Terdapat beberapa bahan yang mengatur konsistensi atau tekstur produk, humektan yang bertugas meningkatkan volume air di lapisan paling atas kulit dengan menarik kelembaban dari udara sekitar, emulsi, emollient, dan anti oksidan seperti butyrospermum parkii (shea) buttermel/honey, citrus grandis (grapefruit) peel oil, hydrogenated vegetable oil, glycine soja (soybean) oil, olus oil/vegetable oil, rosa moschata seed oil (lebih dikenal dengan sebutan rosehip oil), tocopherol, citrus limon (lemon) peel oil, candelillacera/euphorbia cerifera (camdelilla) wax, calendula officinalis flower extract, dan hellianthus annuus (sunflower) seed oilCitric acid adalah AHA yang secara alami ditemukan di buah yang memiliki asam sitrat dan memiliki banyak kegunaan seperti penyeimbang kadar pH dan membantu pengelupasan kulit mati dan pertumbuhan lapisan kulit yang baru, bahan pewangi alami sekaligus menyamarkan aroma dari bahan lainnya. Selain itu juga digunakan sebagai chelating agent, bahan yang digunakan untuk menyerap dan mengurangi reaktivitas ion logam yang mungkin ada dalam suatu produk.

Diatas adalah bahan-bahan yang bersifat alami sedangkan yang bersifat kimiawi atau sintetis adalah caprylic/capric triglyceridedimethiconeallantointocopheryl acetate, BHT, linalool, geranioil [N0802/D]Fungsinya hampir sama dengan bahan alami yang ada yaitu anti oksidan, bahan pengawet, dan emollient. Terdapat juga ethylhexyl methoxycinnamate atau mungkin lebih dikenal dengan octinoxate yang merupakan bahan aktif yang biasa digunakan sebagai chemical sunscreens karena kemampuannya menyerap, memantulkan, dan break down sinar UV. Namun disini digunakan untuk melindungi produk dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar UV. Jadi jangan lupa simpan produk ditempat yang tidak terkena sinar secara langsung.

Ada beberapa bahan yang tidak secara spesifik dijelaskan apakah menggunakan bahan alami atau sintesis yaitu limonene, citral, linalooldan geranoil yang digunakan sebagai fragrance maupun menyamarkan aroma dari bahan-bahan lainnya. Beberapa sumber yang gw baca ada yang menyebutkan bahan ini aman digunakan namun ada yang menyatakan bahwa kebanyakan produk skin care atau kosmetik menggunakan bahan sintesis. Bahan ini bisa menyebabkan alergi dan dermatitis kontak. Karena linalool sendiri terbukti membantu menenangkan kulit misalnya dari sengatan lebah dan luka bakar selain itu gw  tidak mengalami reaksi apapun, jadi gw tidak khawatir dengan penggunaan bahan diatas. Selain itu komposisinya merupakan bahan terendah jadi kemungkinan persentasi penggunaannya hanya sedikit sekali.

 

Packagingjar kaca yang berat dengan screw cap plastik berukuran kecil. Cukup kokoh tetapi jangan coba-coba menjatuhkan ya, karena memang terbuat dari kaca.

Texture & Scent: teksturnya thick, padat dan kaya tetapi bukan kental, tidak berminyak, tidak lengket, dan sangat mudah untuk dibaurkan ke bibir. It almost reminds of balsem tetapi lebih halus dan padat. Gw mencium aroma halus madu dan lemon, I found it quite refreshing.

How I use it: pada pagi hari, lip balm gw aplikasikan sebagai tahap pertama dari skin care untuk memastikan produk bisa terserap dan bibir sudah terlembabkan sebelum menggunakan lipstick. Sedangkan pada malam hari, aplikasi gw lakukan setelah lipstick dibersihkan (sebelum mandi) kemudian sebelum tidur.

Performance: karena bibir yang cenderung kering gw biasa memakai lip balm secara berlebihan, benar-benar seperti sehabis memakan gorengan. Sayangnya kebanyakan produk yang gw gunakan tidak menyerap dengan baik, hanya seperti memberi lapisan berminyak atau wax. Tidak ada kelembaban ekstra yang terserap oleh kulit bibir. Nuxe Rêve de Miel sedikit berbeda, gw amati produk bisa terserap di bibir walaupun membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit. Memang tetap meninggalkan lapisan wax tipis namun hanya sebagian kecil dari jumlah produk yang gw aplikasikan ke bibir. Gw suka teksturnya yang kaya tetapi sama sekali tidak berminyak. Karena konsistensinya padat jadi tidak semudah menyebarkan produk seperti lip balm merk lain. Oh iya, pastikan kalian gunakan dengan jumlah yang cukup, pada waktu pertama memakai karena harganya mahal jadi gw hanya oleskan terlalu tipis for the sake of irit. Selama itu sama sekali tidak ada perubahan. Sebenernya karena kesal tidak terlihat perubahan gw mulai mengoleskan produk lebih banyak dengan niat menghabiskan cepat-cepat. Disini gw melihat ada perubahan nyata, bibir terasa lebih lembut dan tidak lagi mengalami pengelupasan berlebihan. Sayang sekali kalau kondisi bibir gw benar-benar kering, lip balm ini tidak terlalu ampuh untuk mengatasi hal tersebut. Biasanya gw akan melapisi bagian bawah dengan minyak kelapa sebelum mengaplikasikan lip balm. Hasilnya bibir gw terasa lembut dan siap untuk menggunakan matte liquid lipstick. 

Verdict: apakah menurut gw produk ini mahal? You betchaIs it worth the money? tergantung. Apabila kondisi bibir kalian masih bisa diselamatkan dengan vaseline atau produk lain yang lebih murah, gw rasa sebaiknya skip saja karena it’s expensive. Tetapi apabila kalian sudah mencoba berbagai macam cara dan tidak ada yang berhasil maka produk ini patut dicoba. Gw melihat perubahan yang cukup signifikan antara lain bibir sudah jarang sekali terkelupas dan mengembalikan kelembaban setelah memakai liquid lipstick. Seperti yang gw jelaskan diatas, teksturnya sangat padat walaupun secara volume hanya 15gr. Gw memakai produk cukup tebal dan banyak selama hampir 3-4 bulan tetapi I barely create a dent alias produk yang tersisa masih cukup banyak. Harganya IDR 235k dan bisa didapatkan di Watson, GuardianSephora dan Sociolla*kalian bisa menggunakan kode SBNLA8D2 untuk mendapatkan potongan harga IDR 50k untuk setiap pembelanjaan IDR 250k.

Apakah ada diantara kalian yang mengalami kekeringan berlebihan pada bibir? Mungkin juga bagi yang memiliki remedy untuk mengatasinya atau pilihan produk yang lebih murah tetapi ampuh. Please share your experience in the comment section. Siapa tahu mungkin membantu gw dan teman-teman lainnya yang memiliki masalah yang sama. XOXO