L’oreal Telescopic Mascara Original

A personal favorite mascara of mine from L’oreal

Jan 7, 2017 | review | 6 comments

Hi Everyone,

When it comes to mascara, L’oreal products are mostly a hit for me compare to other drugstore brand.  Pertama kali diperkenalkan ke L’oreal Telescopic secara tidak sengaja, my mum just grabbed whatever mascara that was sold at the drugstore. When I tried it, it completely blew me away.  Akhirnya sampai sekarang mascara ini menjadi favorit gw diantara merk dan jenis lainnya.

Bulu mata atas gw adalah tipikal perempuan asia, lurus dan susah menahan bentuknya sesudah dijepit. Walaupun tidak bisa dibilang lebat tetapi juga tidak jarang-jarang, mediocre at best dan I don’t have long lashes. Nah, bulu mata bawah gw kondisinya agak menyedihkan, pendek dan sedikit. Jadi gw butuh mascara yang membuat bulu mata bawah terlihat lebih tebal dan panjang tetapi tidak luntur kemana-mana. Mascara ini menjanjikan tampilan bulu mata yang lebih panjang dan clump free result. Oh iya, mascara ini tidak waterproof, cukup bersihkan dengan air dan sabun.

Packaging: tube berwarna emas dan agak lebih panjang dari kebanyakan tube lainnya. Aplikatornya cukup unik berdasarkan klaim diatas, gw membayangkan bristle yang lebat untuk memisahkan bulu mata. Ternyata wand-nya terbuat dari plastik dengan bentuk pipih dan bulu-bulu pendek yang jarang-jarang disisi kanan dan kiri. Selain itu bagian ”sikat” lentur tetapi tidak lemas sehingga mudah bengkok. Tongkat yang fleksible kadang cukup menyulitkan memasukkan kembali ke dalam tube. Produk yang didapat sebanyak 8ml.

Texture & Scent: in-between texture, jadi tidak cair sekali seperti yang gw sebut a wet mascara ataupun terlalu kering. Tersedia dengan 3 pilihan warna yaitu hitam, black brown (cokelat), dan blackest black (hitam pekat). Produk ini tidak ditambahkan fragrance jadi sama sekali tidak memiliki bau yang khas.

Performance: I cannot wrap my head around the wand! Aplikatornya membuat gw skeptis, karena rasanya tidak mungkin memisahkan bulu mata dengan sikat yang pendek dan jarang-jarang. Tetapi justru itu keuntungannya, bulu sikat yang cenderung kecil mampu untuk menjangkau ke dekat akar bulu mata dan memisahkan bulu mata sehingga terlihat lebih tebal. Selain itu ukuran sikat yang cenderung kecil membuat aplikasi lebih tepat dan mencegah mascara menempel di kelopak mata, masalah yang sering gw hadapi. Lower lash line application is made easy dengan sikat yang pipih dan kecil karena produk menempel dengan mudah dengan kesalahan yang minimal. Selain itu bagian sikat yang fleksibel memudahkan menjangkau sudut-sudut mata sehingga aplikasi menjadi merata. Walapun 2x coat hasilnya masih terlihat natural tanpa clumping, bulu mata terlihat panjang dengan bonus terlihat lebih tebal, dan hampir tidak ada mascara yang menempel di kelopak mata.

Tekstur produk yang walapun tidak kering juga bukan masalah karena once it’s set gw sama sekali tidak melihat transfer atau berubah menjadi butiran-butiran kecil dan menyebar ke undereye area. Setelah kering, hasilnya bentuk bulu mata yang sudah dijepit bisa dipertahankan. Jangan khawatir dengan sifat produk yang non-waterproof, walaupun di Indonesia yang beriklim lembab produk ini sama sekali tidak smudge. Pertanyaan lain adalah, bagaimana bagi mereka yang ber-wudhu? tentu saja karena tidak waterproof atau tahan air jadi apabila terkena air maka akan langsung luntur.

Verdictyeap, all time favorite karena bulu mata jadi terlihat lebih panjang dan tebal namun tanpa clumping and looking like spider legs (personal preferensi gw ya). Kemudian dipakai seharian juga tidak pernah gw menemukan flaking alias menjadi butiran-butiran kecil menyebar kemana-mana, dan tidak luntur. Aplikator yang berukuran kecil juga memudahkan gw untuk mengaplikasikan tanpa produk terkena ke kelopak mata. Satu hal yang cukup menganggu adalah dengan bagian yang pipih mengambil terlalu banyak produk dari yang gw perlukan, too much excess. Biasanya gw lap ke tissue sebelum pemakaian untuk mencegah terlalu banyak produk menempel di bulu mata. Gw juga senang karena mudah dibersihkan dan tidak membuat bulu mata menjadi kering. Harganya cukup mahal untuk ukuran drugstore, di US harganya berkisar antara $8-10, sedangkan di Indonesia dijual di online shop antara IDR 170-185k belum termasuk ongkir. Saran gw, lakukan PO apabila sedang ada promo buy 1 get 1 50% off bersama teman untuk menghemat biaya.

Walaupun favorit bukan berarti gw tidak memiliki keinginan mencari mascara lain, Gw masih ingin mascara yang benar-benar memberikan volume sehingga bulu mata terlihat tebal. Do you have any recommendationI’d love to try it. XOXO