Garnier Micellar Cleansing Water & Pure Active

A good option for your 1st step cleansing routine

Jan 24, 2017 | review | 13 comments

Hi Everyone,

I was excited when I found out Garnier Micellar Cleansing Water is available at stores. Walaupun sedikit sulit ditemukan karena pada waktu itu hanya available di Guardian namun I managed to get my hands on it. Gw sudah menghabiskan 2 botol untuk kulit sensitif sebelum menerima paket dari Garnier Indonesia. Produk ini memiliki 2 varian yaitu Garnier Micellar Cleansing Water dengan tutup berwarna pink yang peruntukkan bagi mereka yang memiliki kulit sensitif dan Garnier Micellar Cleansing Water Pure Active dengan tutup berwarna baby blue untuk kulit berminyak. Biasanya gw tidak menyukai menggunakan 2-3 produk pembersih muka dalam 1 rutinitas namun terkadang memerlukan micellar water untuk mengangkat sebagian besar kotoran dan makeup dan untuk dipakai membersihkan mascara yang tanpa sengaja transfer atau a wonky eyeliner application.

Let’s discuss the general idea of the product. Micellar water dikatakan sebagai rahasia kulit yang sehat bagi wanita Paris yang diciptakan sekitar tahun 1900-an karena pada waktu itu kadar logam yang terdapat di air terlalu tinggi sehingga berdampak buruk bagi kulit. Teknologi Micelle bekerja seperti magnet untuk menangkat kotoran, minyak, dan makeup dengan cepat, lembut bagi kulit, dan tidak perlu dibilas. Klaim pada umumnya dikatakan hanya dengan 1 kali usap bisa membersihkan seluruh makeupaman bagi kulitdan tidak perlu dibilas karena tidak meninggalkan residu yang mengganggu.

Garnier Micellar Cleansing Water (Pink Cap)

Claim & Ingredients

All-in-one cleanser yang dapat membersihkan dan menghapus kotoran, debu, dan makeup dalam 1 kali usap dan tidak perlu dibilas. Cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Formula tidak lengket di wajah, tidak berminyak, dan diformulasikan tanpa parfum.

Bahan-Bahan: Aqua/Water, Hxyelene Glycol, Glycerin, Disodium Cocoamphodiacetate, Disodium EDTA, Poloxamer 184, Polyaminoproyl Biguanide, (B1629194).

Hexylene glycol, glycerin adalah solvent yang digunakan untuk melarutkan berbagai bahan yang memiliki manfaat dan sebagai emulsi. Disodium EDTA adalah chelating agent yang mencegah formulasi yang terdiri dari berbagai bahan terikat dengan trace elements (khususnya mineral) yang ada didalam air. Poloxamer 184, cleansing agent yang membantu membentuk emulsi dan membantu bahan-bahan lain larut didalam solvent.

Yang perlu gw highlight adalah dua bahan berikut, yaitu:

Disodium cocoamphodiacetate adalah surfaktan sintesis yang bersifat lebih lembut yang diproduksi dari asam lemak minyak kepala. Surfaktan digunakan untuk melarutkan senyawa hydrophobic yang ada di minyak dan kotoran jadi wajah lebih mudah dibersihkan daripada dengan air biasa. Apa sih hydrophobic? sifat molekul untuk ”menolak” atau “menghindari” air, contohnya daun teratai yang terkena air hujan tidak akan terlihat basah pada permukaannya. Air hujan biasanya berkumpul menjadi satu dan membentuk bulatan atau titik air. Itulah yang dinamakan hydrophobic effect. Surfaktan sendiri ada bermacam-macam, gw menghindari anionic surfaktan seperti sodium lauryl sulfate (SLS) dan sodium laureth sulfate (SLES).

Polyaminoproyl Biguanide digunakan sebagai pengawet dan sempat menyebabkan kehebohan di Uni Eropa tahun lalu. Karena bahan ini diklasifikasikan sebagai carcinogenic, mutagenic dan reprotoxic (beberapa bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan reproduksi) CMR2 oleh peraturan CLP (classification, labelling, & packaging). Namun Komite Komisi Ilmiah Eropa untuk Keselamatan Konsumen mengizinkan penggunaan polyaminoproyl biguanide digunakan dalam produk kosmetik walaupun termasuk dalam klasifikasi CMR2 asalkan konsentrasi yang digunakan maksimal 0.3%. Jadi gw akan berasumsi Garnier mengikuti pagu maksimum ini sehingga aman bagi penggunanya.

How I use it: sebagai 1st cleanser sebelum menggunakan oil-based cleanser untuk benar-benar membersihkan seluruh sisa produk yang dipakai.

Texture & Scent: layaknya air, sama sekali tidak memiliki bau dan warna tertentu.

Packaging: dikemas dalam botol plastik dengan flip cap yang berwarna pink cukup kuat sehingga aman untuk dibawa bepergian. Produk yang didapat 125ml.

Performance: yang pasti memerlukan lebih dari 1 usapan untuk mengangkat makeup tetapi gw tidak keberatan karena sama sekali tidak ada sensasi tidak nyaman dan sesudahnya tidak ada residu di kulit. Produk ini tidak bisa membersihkan makeup mata dengan sempurna dengan sekali usap, eye shadow yang terangkat tidak banyak dan sisa-sisa mascara masih banyak padahal gw menggunakan non-waterproof mascara. Difoto terlihat mudah menghapus makeup ditangan tetapi tentu saja berbeda dengan menghapus makeup di wajah dan mata yang dilakukan dengan tekanan seminimal mungkin. Itupun masih bisa terlihat dengan 1 usapan sama sekali tidak benar-benar membersihkan, disisi yang terhapus masih bisa terlihat beberapa produk masih tersisa contohnya liquid lipstick, eyeliner, dan eye shadow. Untuk menghapus makeup diseluruh wajah perlu melakukan 4-6 usap tergantung seberapa banyak makeup yang dipakai.

 

Verdict: gw sangat suka menggunakannya sebagai pembersih untuk mengangkat sebagai besar makeup sebelum menggunakan pembersih lain. Apalagi dengan formulasi tanpa pewangi tambahan ditambah dengan harganya yang murah I’m Sold! Selama pemakaian sama sekali tidak ada sensasi apapun khususnya dibagian-bagian sensitif seperti mata dan mulut. Setelah pemakaian juga tidak terasa kering dan adanya perasaan lengket berlebihan.

Garnier Micellar Cleansing Water Pure Active (Blue Cap)

Claim & Ingredients

Membersihkan kulit dari makeup, cocok bagi combo/oily dan kulit sensitif.

Bahan-bahan: Aqua/Water, Hexylene Glycol, Glycerin, Alcohol Denat, Disodium Cocoamphodiacetate, Disodium EDTA, Poloxamer 184, Polyaminoproyl Biguanide, (B1629194).

Bahan-bahannya memiliki komposisi yang sama kecuali tambahan Alcohol Denat yang cukup tinggi (bahan no. 4 dalam komposisi). Alcohol denat masuk dalam kategori simple alcohol yang dikenal dengan Alcohol/Denaturated Alcohol, sering digunakan di produk-produk yang ditujukan bagi mereka yang memiliki kulit berminyak. Alkohol semacam ini memang dengan mudah melarutkan minyak dari permukaan kulit tetapi membuat kulit sangat kering karena sifatnya yang menguap sangat cepat yang selain menghilangkan residu produk dan minyak juga membawa air dari dalam kulit sehingga kelembaban kulit akan berkurang atau hilang. Selain itu proses ini juga melemahkan lapisan alami pelindung kulit sehingga malah memperbesar resiko timbulnya iritasi dan timbulnya minyak berlebih dikemudian hari karena produksi minyak justru akan tambah banyak untuk menyeimbangkan minyak yang dihilangkan oleh alkohol. Walaupun kulit gw berjenis kombinasi tetapi gw tidak ingin membuat kulit menjadi matte dengan bahan-bahan yang membuat kulit menjadi kering dan merusak lapisan alami pelindung kulit.

How I use it: sebagai 1st cleanser sebelum menggunakan oil-based cleanser untuk benar-benar membersihkan seluruh sisa produk yang dipakai.

Texture & Scent: layaknya air, sama sekali tidak memiliki bau dan warna tertentu.

Packaging: dikemas dalam botol plastik dengan flip cap berwarna biru yang cukup kuat sehingga aman untuk dibawa bepergian. Produk yang didapat 125ml.

Performance: kedua produk memiliki hasil yang sama. Perbedaan yang mendasar adalah kulit terasa lebih kesat, tidak seperti versi tutup berwarna pink yang memberikan kesan hdyrating tanpa ada rasa lengket. Tetapi bukan berarti ada rasa tidak nyaman seperti perih, panas, dan muka terasa tertarik karena kekeringan berlebih. Gw perhatikan karena adanya rasa kesat ini, kulit muka terasa terseret pada saat aplikasi produk. Rasa kesat dan dragging my skin semakin terasa apabila gw perlu melakukan aplikasi yang berulang-ulang karena 1x usap tidak bisa membersihkan muka hingga bersih.

Verdict: It thicks few boxes, seperti tidak ada sensasi tidak nyaman dan lumayan baik membersihkan makeup. Sayangnya menggunakan simple alkohol yang bisa mengeringkan hingga merusak lapisan pelindung natural alami kulit. Selain itu gw tidak terlalu suka dengan efek kesat pada saat aplikasi, rasanya gw  harus menyeret kulit wajah pada saat membersihkan muka.

Final thoughts, harga produk ini sekitar IDR 25-30k yang sekarang sudah mulai tersedia diberbagai tempat seperti Guardian, Indomaret, Giant, dsb. Secara keseluruhan, will I recommend it? Tentu saja untuk Garnier Micellar Cleansing Water tetapi tidak untuk Garnier Micellar Cleansing Water Pure Active karena ada kandungan simple alcohol yang bersifat mengeringkan kulit. Catatan dari gw, which happens to be a rather long one. Ini adalah pilihan yang baik sebagai 1st step cleanser! apabila 1) 2nd cleanser sangat efektif membersihkan waterproof produk seperti mascaraeyeliner, 2) tidak keberatan memakai eye makeup remover terpisah apabila 2nd cleanser tidak bisa digunakan di area mata atau tidak efektif membersihkan waterproof product. Micellar water bisa kamu andalkan kalau memang akses terhadap air hampir tidak ada, misalnya long-haul flight. Gw tekankan micellar water tidak bisa diandalkan sebagai stand-alone product untuk membersihkan muka. Selalu lakukan double cleanse dengan oil-based cleanser yang lebih ampuh untuk menguraikan segala jenis produk dan kotoran yang menempel di wajah. Jangan pernah malas membersihkan muka sebagai langkah pertama menuju kulit yang sehat. Ilustrasinya sebagai berikut, dirutinitas pribadi gw menggunakan:

Pelembab
Sun screen (SPF 30-50)
Lip Balm
Primer (terkadang)
Foundation
Concealer
Bedak
Bronzer
Blush
Eyeshadow Primer
Eyeshadow
Eyeliner
Mascara
Lipstick
Bayangkan bagaimana produk ini menumpuk dimuka ditambah debu dan keringat. Khususnya penggunaan sunscreen dan long lasting makeup yang dirancang untuk menempel di kulit bahkan beberapa diformulasikan sebagai produk waterproof/water resistant. Micellar water hanya bisa menangkat lapisan makeup dan kotoran teratas tetapi tidak mungkin mengangkat sisa-sisa sunscreen atau sunblock. Ah, loe pakai terlalu banyak produk, gw tidak menggunakan produk sebanyak itu. Okay but still, aktifitas sehari-hari bahkan tidur pun akan membuat muka menjadi kotor karena paparan debu dan keringat. Kulit yang bersih akan lebih efektif menerima skin care dan secara umum bermanfaat bagi kesehatan kulit in the long run.

Semoga review ini berguna untuk membantu kalian memilih micellar water diantara serbuan berbagai merk dipasaran Indonesia. Apabila kalian memiliki request produk yang ingin di review selanjutnya silahkan tulis di seksi comment. XOXO