Soap & Glory The Ultimelt and The Fab Pore Daily Micro Smoothing Moisture Lotion

A duo that I won't repurchase

Feb 5, 2017 | review | 4 comments

Hi Everyone,

Pada waktu pertama kali melihat produk-produk Soap & Glory, gw langsung naksir karena packaging-nya lucu. Menurut gw produknya sangat bervariatif dan menerima good review di beauty community. Pada saat browsing ternyata variannya sangat banyak mulai dari body care, skin care, dan make up. Jujur saja bagi gw harga make up-nya cenderung mahal untuk kelas drugstore dengan range $10-15 bahkan lebih, akhirnya gw lebih memilih skin care. Karena belum pernah mencoba yang namanya hot cloth cleanser, so I pick that one dan pelembab yang bisa membantu memperkecil tampilan pori-pori.

The Ultimelt Deep Purifying Hot Cloth Cleanser

Claim & Ingredients

Produk dengan bahan yang sangat terkonsentrasi untuk membantu menghaluskan, memberikan kehidupan baru, dan membersihkan kulit seperti layaknya detox yang dilakukan di spa. Mengandung minyak esential yang menyegarkan kulit, campuran orange, lavender, clary sage, rose dan geranium, mengandung sweet almond dan coca seed butter oils yang berguna untuk lemak yang menyumbat pori-pori, provitamin B5 (panthenol) untuk melembutkan kulit, paraben free, dan cocok bagi segala jenis kulit kecuali yang sensitif terhadap minyak esensial.

Bahan-bahan: Aqua (Water/Eau), Caprylic/Capric Triglyceride, Theobroma Cacao (Cocoa) Seed Butter Oils, Glycerin, Cetearyl Alcohol, Cetyl Esters, Sorbitan Stearate, Polysorbate 60, Synthetic Beeswax, Phenoxyethanol, Caprylyl Glycol, Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil, Panthenol, Disodium EDTA, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Oil, Linalool, Citrus Aurantium Amara (Bitter Orange) Leaf Oil, Pelargonium Graveolens Flower Oil, Pantolactone, Salvia Sclarea (Clary) Oil. 

Terdapat beberapa emollient seperti caprylic/capric triglyceridtheobroma cacao (cocoa) seed butter oildan cetyl estersGlycerin sebagai skin replenishing agent. Texture enhancer terdapat pada cetearyl alcohol. Skin conditiong agent untuk membantu hidrasi dan melembutkan kulit terdapat di pruns amygdalus dulcis oil atau sweet almond oillavender flower oil, citrus aurantium amara, dan pantolactone . Emulsifier terdapat pada sorbitan stearatePolysorbate 60 digunakan sebagai thickening agent dan untuk berbagai bahan lain untuk larut satu sama lain didalam solvent (solubilizing agent). Synthetic beeswax digunakan sebagai viscosity controllerPhenoxyethanol digunakan sebagai pengawet. Panthenol sebagai anti-static. Disodium EDTA digunakan selain sebagai viscosity controller juga chelating agent.

Beberapa bahan-bahan yang menurut gw bisa menyebabkan masalah adalah theobroma cacao (cocoa) seed butter oil atau cacao butter adalah lemak yang diekstrak dari biji Theobroma cacoa dan sering digunakan di cokelat. Zat ini mengandung kira-kira 34-36% stearic acid, 30-40% oleic acid dan 24-29% palmitic acid. Kandungan alami oleic acidnya memang lebih kecil daripada shea butter yang memiliki rata-rata 46% kandungan oleic acid tetapi sebaiknya bagi yang memiliki kulit acne prone berhati-hati menggunakannya karena terlalu bersifat terlalu melembabkan dan bisa menyebabkan timbulnya jerawat. Hal yang sama bagi penderita rosacea, kandungan ini mungkin menambah buruk kondisi rosacea kulit.

Gw juga menemukan beberapa bahan yang digunakan sebagai pewangi yaitu pelargonium graveolens flower oil atau geranium, linalool, dan salvia sclarea oil atau clary sageGw sangat tidak menganjurkan skin care dengan pewangi tambahan baik yang alami atau sintesis. Bahan-bahan diatas tidak memiliki manfaat tertentu selain untuk menambahkan aroma. Perlu gw tekankan sekali lagi penggunaan skin care dengan pewangi tambahan secara terus menerus memberikan iritasi terus menerus terhadap kulit dan penggunaan jangka panjang menyebabkan rusaknya collagen alami kulit yang berfungsi memberikan kekuatan, struktur, dan berperan untuk mengganti sel-sel kulit yang mati. Apabila ini rusak maka efek jangka panjangnya kulit bisa kusam dan menyebabkan munculnya keriput lebih awal.

How I use it: AM-tidak pernah karena menurut gw tidak memerlukan heavy duty cleanser semacam ini. PM-setelah 1st cleanser untuk menghapus sisa makeup yang masih tertinggal. Gw aplikasikan ke seluruh wajah yang kering tanpa mencampurkan air ke produk, lakukan pijatan selama 1-2 menit. Jangan gunakan ke daerah kelopak mata karena rasanya pedas (trust me, karena penasaran sempat mencoba pakai di daerah mata it stings pretty bad). Setelah itu lap dengan kain yang sudah dibasahi air suam-suam kuku.

Texture Scent: mirip dengan pasta gigi (apa mungkin pengaruh dari packaging), konsistensinya tidak tebal dan creamy lebih ke mousse-y sama sekali tidak berbusa walaupun dicampur air. Baunya menyegarkan campuran antara mint dan lavender dan citrus yang kentara tetapi tidak menyengat.

Packaging: squeeze-y tube dari plastik seperti pasta gigi dengan lubang yang lebih besar dan dilengkapi dengan kain muslin berukuran seperti sapu tangan kecil berwarna putih. Karena warnanya putih jadi cepat sekali kotor apalagi setelah digunakan menghapus sisa make up, setelah seminggu pemakaian akhirnya gw buang dan mengganti dengan yang baruProduk yang didapat sebantyak 100ml.

Performance: tekstur the ultimelt yang berupa mousse-y krim yang sedikit tebal tidak membuat gw kesulitan untuk menyebarkan produk ke seluruh wajah yang kering. Sama halnya dengan cleansing oil produk ini mampu melarutkan dan break down make up dengan mudah. Terkadang aplikasi tanpa air membuat produk menjadi tidak terlalu slippery alias terlalu kering untuk melakukan face massage maka akan gw campurkan sedikit dengan air just a tiny drop agar menjadi licin. Hal ini tidak mengurangi kemampuan produk ini untuk membersihkan semua make up yang ada di wajah. The ultimelt memiliki bau yang wangi menyegarkan yang sayangnya berasal dari pewangi tambahan. I don’t like additional fragrance in my skin care. Setelah aplikasi ada sensasi cooling yang sedikit berbeda dengan rasa dingin minty karena tidak disertai rasa menyengat ke kulit. Sayang tidak bisa digunakan didaerah mata, gw sendiri pernah mencoba dan rasanya sangat perih. Sehingga menambahkan kerumitan baru dirutinitas cleansing, hapuskan make up mata terlebih dahulu dengan micellar water kemudian lanjutkan dengan eye make up remover agar benar-benar bersih. Gw sama sekali tidak mengalami break out memakai produk ini.

Di foto atas bisa dilihat hanya dengan 1x pemakaian 99% make up sudah bisa diangkat (gw tunjukkan kapas dengan micellar water dan sisa make up hampir tidak terlihat). Gw menggunakan produk sebanyak 1 ruas jari untuk membersihkan 1/2 permukaan wajah. Btw, gw juga harus menyebutkan produk ini sama sekali tidak meninggalkan residu atau perasaan tidak nyaman setelah dibasuh dengan handuk basah.

Verdict: walaupun membersihkan muka dengan baik tetapi sayangnya tidak bisa digunakan di mata sehingga membuat rutinitas cleansing gw menjadi lebih rumit dengan perlu menggunakan produk yang lebih banyak. Ingredients-nya sudah menggunakan banyak minyak esensial yang sudah memiliki bau alami yang enak jadi entah kenapa Soap & Glory memutuskan untuk menambahkan pewangi tambahan, walaupun alami tetapi tetap saja bisa menyebabkan kerusakan pada kulit apabila dipakai dalam jangka waktu panjang. Produk yang didapat juga hanya 100ml, 1x pemakaian biasanya gw menggunakan 2 buku jar yang artinya 1 tube akan habis dalam jangka waktu 1 bulan untuk pemakaian rutin. Paling lama 1,5 bulan apabila gw bisa menggunakan lebih irit. Harganya IDR 285k diberbagai online shop dan ini cukup mahal untuk cleanser yang hanya bertahan 1-1,5 bulan. Apabila kamu memiliki kulit berminyak dan acne-prone segera hentikan pemakaian apabila terjadi break-out karena memang kandungan theobroma cacao (cocoa) seed butter oil memiliki kecenderungan untuk memicu jerawat dengan kandungan oleic acid.

Moving on, The Fab Pore Daily Micro Smoothing Moisture Lotion

Gw tertarik karena klaim produk yang mengatakan mampu meredam minyak berlebih khususnya di t-zone dan memperkecil tampilan pori-pori apalagi t-zone gw memang sangat berminyak tetapi bagian pipi masih sedikit kering. Sounds good right? mari kita bahas lebih lanjut ya.

Claim & Ingredients:

Klaimnya mengatakan pelembab multi-tasking dengan teknologi dextoxyboost dan beberapa campuran bahan khusus yaitu Poreshrink-12H complex untuk memperkecil pori-pori sebagai astringent dan menggunakan superfruit yuzu untuk mengontrol produksi minyak khususnya didaerah t-zone. Manfaat dari pelembab ini adalah:

  • Mengurangi tampilan minyak lengket dibeberapa bagian kulit.
  • Memperkecil tampilan pori-pori.
  • Melembabkan tetapi secara bersamaan mattifying .
  • Mencerahkan kulit wajah sekaligus membantu menyingkirkan sel-sel kulit mati.
  • Diformulasikan untuk kulit berminyak dan kombinasi.

Bahan-bahannya: Aqua (Water/Eau), Coco-Caprylate/Caprate, Butylene Glycol, Glycerin, C12-20 Acid PEG-8 Ester, Cetearyl Isononanoate, Glyceryl Stearate, Dimethicone, Potassium Cetyl Phosphate, Fomes Officinalis (Mushroom) Extract, Phenoxyethanol, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Ethylhexylglycerin, Xanthan Gum, Acacia Senegal Gum, Salicylic Acid, Sodium Hydroxide, Menthyl Lactate, Nylon-12, Pyridoxine Hci, Parfum (Fragrance), Zinc PCA, Citrus Junos Fruit Extract, Panax Ginseng Root Extract, PEG-8, Gynostemma Pentaphyllum Extract, Tocopherol, Amyl Cinnamal, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Butylphenyl Methylpropional, Ascorbyl Palmitate, Maltodextrin, Ascorbic Acid, Citric Acid, CI 42090 (Blue 1).

We got a lot of ground to cover, gw sedikit terkejut dengan banyaknya bahan-bahan yang bisa menyebabkan iritasi atau sensitizing. Gw akan mencoba membahasnya sesingkat mungkin.

Terdapat beberapa bahan baik seperti glycerin sebagai skin replenishing agent, anti oksidan yaitu tocopherol (vit E), ascorbic acid (vit C), ascorbyl palmitate, dan pyridoxine hci dengan beberapa anti-aging yang juga berfungsi sebagai skin conditioning agent seperti zinc pca dan panax ginseng root extract atau ginseng yang memiliki benefit seperti membantu memperlambat adanya kerutan dengan kandungan yang mampu membantu meningkatkan produksi collagen yang berguna untuk mengencangkan kulit. Anti oksidan lain adalah gynostemma pentaphyllum extract terkenal dengan nama jiaogulan adalah tanaman dari keluarga mentimun dan tumbuh secara alami di daearah selatan China, Korea Selatan dan Jepang.

Phenoxyethanol, C12-20 Acid PEG-8 Ester, dan potassium cetyl phosphate digunakan sebagai emulsifier. Banyak sekali terdapat emollient diantaranya dimethicone, glycerylstearate, cetearyl isononanoate, dan PEG-8. Untuk memenuhi klaim mengontrol minyak dan bahan yang menghasilkan efek mattifying digunakan nylon-12Skin conditioning agent untuk memberikan kulit lemak yang dibutuhkan agar air tidak menguap sehingga kelembaban kulit tetap terjaga seperti coco-caprylate/caprate dan citrus junos fruit extractMaltodextrin adalah binding agents yang berfungsi menyatukan bahan-bahan lainnya dan mencegah air dan bahan-bahan yang mengandung lipid seperti glycerin dan apabila dicampurkan dengan anti-aging lain bisa meningkatkan khasiat anti-aging tersebut. Acacia senegal gum adalah (film forming mask) yang memberikan efek kencang ke kulit wajah. Ada juga beberapa texture enhancer seperti butylene glycol, acrylates/C10-30 alkyl acrylate crosspolymer, dan PEG-40 hydrogenated castor oil. Sisanya adalah pengawet ethylhexylglycerinxanthan gum sebagai (viscocity controller), terdapat presentasi rendah dari salicylic acid sebagai anti-acne dan chemical exfoliant dan citric acid sebagai pH adjuster. Fomes officinalis (mushroomextract adalah astringent alami yang dapat memperbaiki kekencangan dan memperkecil pori-pori yang besar selain itu membantu melembabkan, membantu kulit menjadi lebih bercahaya dan dapat memberikan semacam perlindungan kekebalan pada kulit.

Okay take a deep breath, sekarang mari bahan ingredients yang menarik dan yang menurut gw seharusnya tidak ada dalam skin care.

Pewangi tambahan yang jumlah dan komposisnya cukup tinggi di ingredients list, sepertiperfume, menthyl lactatebahkan lebih tinggi daripada ingredients baik seperti tocopherol dan ascorbic acid. Ditambah dengan penggunaan amyl cinnamal yang merupakan pewangi sintesis dengan bau menyerupai bunga melati yang berisiko memicu reaksi alergi dan kontak dermatitis sama halnya dengan butylphenyl methylpropional. Selain ditambah penggunaan pewarna, CI 42090, although I love using color in my eye shadow and lipstick tetapi gw tidak menginginkan adanya pewarna tambahan di skin care.

Sodium hydroxide yang juga dikenal sebagai lye merupakan zat yang sangat alkali dan biasa digunakan dalam jumlah kecil di produk kecantikan untuk menstabilkan kadar pH atau buffering agent. Digunakan sebagai pembersih dan denaturing agent denaturasi adalah proses mengubah bentuk protein melalui intervensi dari luar contohnya dengan memanaskan atau menambahkan zat yang asam atau alkali sehingga protein tersebut tidak akan bisa melaksanakan fungsi selularnya atau bahkan menyebabkan kematian sel tersebut. Zat ini banyak digunakan di heavy duty industrial sabun atau detergen untuk melarutkan minyak, lemak dan berbagai protein misalnya pembersih kompor. Bayangkan bagaimana kemungkinan zat ini akan strip all my oils dan bisa menghancurkan pelindung alami kulit. Bahan ini juga dikatakan adalah salah satu penyebab iritasi yang kuat terhadap kulit dan karena terletak cukup tinggi di komposisi ingredients dan tidak ada informasi secara spesifik seberapa banyak yang digunakan di produk ini gw sedikit khawatir menggunakannya di rutinitas sehari-hari.

How I use it: gw hanya menggunakan pada pagi hari karena pada malam hari gw lebih suka pelembab yang lebih emollient. Di pagi hari kadang Gw hanya memakai untuk daerah t-zone dan sisi pipi layaknya primer, tetapi juga sering menggunakan diseluruh permukaan wajah.

Texture scentcreamy tetapi tidak berat dan gampang sekali menyerap di kulit. Hampir tidak ada jeda untuk menunggu menyerap dikulit dan tidak ada rasa lengket. Baunya mirip dengan Hot Cloth Deep Purifying Cleanser, minty dengan sedikit citrus. Satu lagi perlu gw informasikan adalah warnanya baby mint. 

Packaging: sama persis seperti produk sebelumnya, berupa squeeze-y tube yang terbuat dari plastik dan opaque. Gw sangat suka karena gampang sekali untuk mengeluarkan produk. Produk yang didapat sebanyak 50ml.

Performance: gw sangat suka menggunakan pelembab ini, I don’t use primer on daily basis jadi pelembab ini sekaligus berfungsi sebagai primer karena ada beberapa keuntungan. Gw perhatikan tampilan pori-pori menjadi membaik, tampak lebih kecil sekaligus lumayan mengontrol minyak di wajah. Walaupun tentu saja tidak seefektif primer yang sesungguhnya tetapi cukup bagi penggunaan sehari-hari khususnya bagi gw yang tidak terlalu menyukai terlalu banyak layer produk untuk penggunaan sehari-hari. Pada waktu aplikasi ada sedikit cooling sensation hampir tidak terasa dan jangan takut karena walaupun berwarna baby teal tetapi berubah menjadi translucent saat diaplikasikan ke wajah. Kemudian mudahnya produk ini terserap dan sangat ringan di kulit, efeknya hanya membuat kulit terasa lebih plump dan segar tanpa ada perasaan berminyak atau greasy. Terkadang apabila gw merasa daerah pipi terasa kering maka pelembab ini hanya gw aplikasikan ke daerah t-zone dan menggunakan pelembab lain untuk daerah pipi. Sedangkan apabila kira-kira udara terlalu terik dan muka terlihat a bit greasy maka gw akan menggunakan keseluruh wajah. Kandungan salicylic acid sangat kecil sehingga tidak menyebabkan kekeringan berlebih pada kulit.

Verdict: pelembab ini adalah salah satu pelembab drugstore paling baik yang pernah gw gunakan. Teksturnya creamy tetapi ringan, gampang menyerap, dan benar-benar sesuai klaimnya memperkecil tampilan pori-pori sekaligus mengontrol produksi minyak. Riset memang menunjukkan kombinasi bahan-bahan yang mengandung glycerindimethicone, anti oksidanfatty acids, dan beberapa bahan lainnya adalah kombinasi yang baik untuk membantu memperbaharui kulit. Walaupun banyak bahan yang baik seperti anti oksidan, skin replenishing agent, beberapa bahan untuk menjaga kelembaban namun sayang kandungan sodium hydroxide dan pewangi tambahan apalagi sintesis seperti perfume dan pewarna membuat gw tidak akan lagi membeli ataupun merekomendasikan produk ini. Skin care harus gentle, berisi bahan-bahan menguntungkan bagi kulit tanpa pewangi atau pewarna tambahan walaupun memang enhancing user experience dengan bau yang wangi dan warna yang menarik. Tetapi selain tidak menguntungkan bahan-bahan seperti ini memiliki potensi memberikan iritasi pada kulit apalagi dengan pemakaian secara berkala. Harga diberbagai online shop IDR 255k.

Gw pribadi tidak merekomendasikan kedua produk diatas walaupun pelembabnya works great for my skin. Gw memiliki kulit yang cukup bermasalah sehingga harus berhati-hati dan memperlakukannya lebih lembut untuk mencegah efek yang tidak diinginkan. Are you guys fussy about fragrance or artificial colorant in your skin care? Atau apakah hanya gw 🙁 Kulit gw cukup bermasalah dan perlu waktu lama untuk “memperbaiki” dengan mencoba berbagai produk. Sehingga gw mengetahui secara spesifik apa yang gw inginkan dan tidak inginkan dalam skin careDo you do your own research on your skin care? Silahkan tinggalkan cerita kamu di seksi komen. XOXO