Juvia's Place Nubian 2 Palette

A vibrant eyeshadow palette inspired by Egyptian beauty

Feb 11, 2017 | review | 20 comments

Hi Everyone,

Juvia’s Place adalah salah satu indie brand yang dimiliki oleh WOC (woman of color) keturunan Afrika bernama Chichi Eburu. It’s a small company dengan bermodalkan $2k dengan produk pertama makeup brushes. Indie brand ini kemudian menjadi sangat terkenal setelah mengeluarkan eyeshadow palette Nubian, Nubian 2, dan Masquerade. Warna-warna sangat vibrant tetapi wearable terinspirasi dari kecantikan Ratu Nefertiti, ide secara umum dari founder-nya adalah banyak sekali produk yang tidak menyediakan kebutuhan WOC misalnya eyeshadow yang pigmentasinya translate well in deep skin toneYes, I absolutely feel you Lady!

Nubian 2 adalah produk cruelty free walaupun dibuat di China. Sedikit informasi karena ternyata ada kerancuan bahwa semua barang yang diproduksi di China berarti harus melalui pengetesan menggunakan hewan. Jangan khawatir, it’s not! Gw luruskan pemerintah China mengharusnya produk-produk yang dijual di China melakukan 3rd party animal testing artinya pengetesan dengan hewan melalui pihak ketiga yang independen. Tetapi tidak untuk produk yang diproduksi di China, jadi bisa saja sebuah produk contohnya Nubian 2 adalah cruelty free product karena hanya diproduksi di China tetapi tidak dijual di China. I hope it clears the airmoving on with the review.

Packaging & Pricing: dikemas dengan cardboard yang cukup kuat, gw suka warna dasar kuning honey mustard dengan bagian dalam berwarna fuschia. Gambar depannya adalah ilustrasi Ratu Nefertiti, tanpa cermin, setiap eyeshadow memiliki nama. Dibungkus dengan karton laminating glossy dengan design yang sama dan dibelakangnya terdapat keterangan ingredientsI really like the packaging, by all means it’s not luxurious but it’s very well crafted. Produk yang didapat sebanyak 42gr seharga $35 berarti harga per gr-nya $0.83! Coba bandingkan dengan produk lain seperti Morphe 12s-Soul of Summer Palette Pick Me Up Collection seharga $14.99 untuk total produk 19.2gr, rata-rata harga per gr adalah $0.78 dan Sleek Oh So Special palette seharga $11.17 untuk 13.2gr produk jadi harga rata-rata per gr-nya $0.84. Bisa disimpulkan harganya lumayan bersaing dan bisa dikategorikan affordable.

Ingredients: menyentuh mengenai ingredients, ternyata dari 1 palet ke palet lain memiliki bahan yang sama dengan sedikit perbedaan kecuali Nubian palette. Palet ini mengandung paraben sedangkan Nubian 2 tidak walaupun dengan bahan dan komposisi yang hampir sama.

Ingredients yang sama akan gw highlight warna hijau sedangkan yang berbeda gw tandai dengan warna biru dan yang bercetak tebal adalah bahan yang sama namun dengan komposisi yang berbeda, sisanya adalah pigment. Perlu juga gw informasikan palet ini memiliki formula unik yang hanya digunakan oleh Juvia’s Place.

Nubian 2: Talc, Mineral Oil, Magnesium Stearate, Iron Oxides, Mica, Kaolin, Ethylhexyl Palmitate, Chromium Oxide Greens, Titanium Dioxide, Manganese Violet, FD & C Yellow 5 Al Lake, FD&C Blue 1 Al Lake, Ferric Ferrocyanide, FD&C Red Al Lake.

Nubian: Talc, Mineral Oil, Magnesium Stearate, Iron Oxides, Methylparaben, Propylparaben, Mica, Kaolin, Ethylhexyl Palmitate, Chromium Oxide Greens, Manganese Violet, FD & C Yellow 5 Al Lake, FD&C Blue 1 Al Lake.

Texture: palet ini memiliki tekstur paling creamy dari hampir semua koleksi gw. I’m impressed apalagi matte shade yang biasanya kering dan sedikit chalky. Tekstur warna matte lumayan halus, creamy, dengan residu powder minimal. Sedangkan shade shimmer memang pada waktu disentuh terasa sedikit creamy tetapi pada waktu diambil dengan jari tangan maupun kuas ada beberapa shade yang sedikit chunky sehingga terlalu banyak produk yang terangkat. Selain itu partikel shimmer-nya juga lebih kasar tidak sehalus eyeshadow lain seperti Stila tetapi hal ini bagi gw bukan masalah besar.

Performance & Color: sebenarnya palet ini adalah palet netral tetapi memiliki ciri khas warna earthy tone seperti terlihat dari warna tembaga, emas kekuningan, cokelat, orange, warna buah zaitun, dengan sedikit pop of color seperti biru shimmer dan perak. Biasanya 1 palet memang bisa membuat berbagai macam look dari day ke nightsoft ke smokey tetapi variannya yang terbatas. Yang gw maksud dengan varian adalah misalnya soft look yang dihasilkan paling hanya 1-2 look saja namun berbeda dengan palet ini. Gw bisa menghasilkan 2-3 different soft look dengan intensitas warna berbeda-beda. Contohnya saja, apabila benar-benar ingin terlihat barely there soft look gw cukup menggunakan Sheba dan Madagascar mungkin dengan sedikit Kenya di outer v. Warnanya hanya akan menghasilkan sheen atau kilauan dikelopak mata dengan soft shading untuk menegaskan creaseApabila gw menggunakan Yaa sebagai lid color dengan Nefertiti sebagai highlight diujung mata, Madagascar dan Kenya sebagai crease color dan outer v, look yang dihasilkan tetep soft namun dengan warna-warna yang lebih menyolok daripada kombinasi warna yang gw sebutkan diatas.

Ada beberapa kekurangan seperti warna shimmer yang kilauan dan pigmentasinya memudar setelah 5-6 jamKemudian ada beberapa warna yang sedikit crease tetapi itupun sudah memasuki 7-8 pemakaian. Langsung saja gw masuk ke swatches agar kalian bisa melihat sendiri. Seperti biasa gw sudah apply primerswatch sebelah kanan dilakukan dengan jari tangan dan sebelah kiri dengan kuas.

L-R: Morocco, Madagascar, Sheba, Yaa

  • Morocco – matte berwarna oranye terang dengan pigmentasi yang baik, gampang dibaurkan dan buildable sampai intensitas yang gw inginkan. Seperti gw sebutkan diatas teksturnya sedikit kering tetapi masih dikategorikan creamy. Warna ini juga tidak menjadi muddy apabila dikombinasikan dengan warna lain. Ketahannya bisa mencapai 7-8 jam dan memudar tanpa creasing.
  • Madagascar – matte berwarna cokelat beige gelap hampir sewarna kulit gw. Warna ini cocok sekali sebagai transition color didaerah crease sekaligus memberikan definisi dan mengoreksi kelopak mata gw agar tidak terlihat terlalu tebal. Bisa bertahan selama 7-8 jam dengan pigmentasi baik karena walaupun sewarna kulit tetapi masih bisa terlihat seperti swatch dibawah.
  • Sheba – shimmer hampir metallic berwarna cool tone brown. Teksturnya memang lembut dan creamy tetapi chunky alias apabila diambil khususnya dengan jari terambil bola-bola kecil. Apabila menggunakan flat brush pastikan tap off the excess product maka tidak akan ada fall-out. Sayang ketahanannya maksimal 6 jam dan creasing walaupun sudah menggunakan primer.
  • Yaa – metallic hampir metallic berwarna tembaga dengan hue merah. Warna ini sangat indah apalagi untuk kulit medium tan seperti gw. It gives my eyes richness tetapi secara tetap lembut. Sama seperti Sheba entah kenapa ketika di swatch menjadi chunky. Kelebihannya warna ini bisa bertahan 6-7 jam namun memudar agak sedikit muddy.

L-R: Jezebel, Zuri, Cleopatra, Nefertiti

  • Jezebel – matte berwarna burgundy dengan hue keunguan. I LOVE THIS COLOR! apalagi kalau gw campur ataupun tumpuk (layer) dengan Nefertiti, hasilnya warna menjadi reddish sunsetcoral, orange-y tone. Sayang shade ini memiliki kualitas yang paling buruk diantara ketiga matte lain dengan tesktur sedikit terlalu stiff dan sedikit sulit dibaurkan. Pada waktu diaplikasikan terlihat patchy dan susah untuk mendapatkan intensitas yang diinginkan. Kemudian dalam 1-2 jam pigmentasinya sudah mulai memudar.
  • Zuri – shimmer adalah warna off white dengan kilauan yang intense. Warna yang sangat baik untuk highlight disudut mata. Apabila kalian ingin menggunakan sebagai brow bone highlight pastikan gunakan light handed apabila tidak akan terlihat terlalu menyolok dan old fashion. Teksturnya lebih creamy daripada Sheba dan Yaa dengan ketahanan 7-8 jam.
  • Cleopatra – shimmer berwarna biru elektrikPigmentasinya sangat baik dengan tekstur yang creamy tanpa ada fall out sama sekali. Aplikasi bisa dilakukan dengan mudah karena warna goes on evenly, rata dan gampang dan dibaurkan. Ketahannya baik sekali antara 7-8 jam, a great accent color atau pop of color.
  • Nefertiti – shimmer berwarna oranye emas. Warna ini paling baik diaplikasikan dengan jari tangan, gw coba menambah intensitas warna dengan flat shadow brush tetapi tetap saja warnanya kurang keluar. Tidak ada creasing dengan ketahanan sekitar 6-7 jam. Warna ini cukup unik karena jarang gw temui dipalet yang lain.

L-R: Nairobi, Leyla, Kenya, Egypt

  • Nairobi – shimmer berwarna emas kuningGw suka warna ini karena tidak tanggung, benar-benar berwarna emas. Pigmentasinya baik, gampang dibaurkan dengan tekstur yang creamy. Selain itu warnanya memiliki kemampuan memantulkan cahaya alias reflektif sehingga terlihat indah dikelopak mata. Gampang dibaurkan dengan rata dengan ketahanan 7-8 jam.
  • Leyla – shimmer dengan glitter perak kebiruan berwarna aubergine atau ungu terong dengan undertone cokelat. Warna ini sangat indah khususnya untuk day time smokey eyes tetapi sayangnya sedikit patchy dengan pigmentasi yang tidak terlalu baik. Sedikit sulit untuk membuat aplikasi yang rata pada waktu menambahkan produk untuk me-layer produk. Warna ini juga memiliki fall out yang sangat banyak walaupun kuas sudah gw ketukan untuk membuang sisa produk. Untuk warna dengan glitter teksturnya bisa dibilang halus sayang sekali ketahanannya hanya 5-6 jam kemudian memudar.
  • Kenya – matte berwarna cokelat tua di pan tetapi begitu gw swatch terlihat ada undertone ungu. Satu lagi warna matte yang sangat baik sekali dengan kualitas seperti Morocco dan MadagascarWarna ini bisa gw gunakan untuk outer v atau bahkan wear it alone sebagai brown smokey eyes. Warnanya gampang dibaurkan dengan rata dan tidak blends to nothing. Ketahannya mencapai 7-8 jam tanpa creasing. 
  • Egypt – shimmer berwarna olive greenI have a soft spot for olive green color sayang sekali pigmentasinya juga kurang intense dan agak muddy pada saat gw mencoba membaurkan dan me-layer dengan warna lain atau mendapatkan pigmentasi yang diinginkan. Sehingga biasanya gw work by section alias benar-benar membangun pigmentasi disatu area baru pindah ke area lain. Ketahannya hanya 5-6 jam dan sedikit creasing.

Gw came up with these two looks dengan menggunakan palet ini.

Madagascar (crease), Nefertiti (lid dan lower lash line sampai dibawa pupil), Jezebel (3/4 lid dan lower lash line menyambung warna Nefertiti dan menarik garis dari bawah mata membuat soft wing), Leyla (outer v), Nairobi (inner conner highlight).

Madagascar Kenya (crease), Sheba (lid membentuk halo dengan membiarkan bagian moving eyelids “kosong”), Yaa (moving eyelids), Leyla (wedge shape eyeliner), Zuri (inner conner highlight).

Verdict: menurut gw ini adalah palet netral dengan pop of colors seperti biru dan olive green. Pigmentasinya sangat baik sehingga warnanya terlihat dikulit sawo matang . Palet ini adalah all-in one palette dimana gw tidak terlalu perlu mengambil warna dari palet lain untuk membuat suatu look apalagi tersedia 2 warna matte yang bisa gw gunakan sebagai transition color. Selain itu fall out yang terjadi hampir tidak ada kecuali Leyla dan biasanya kalau gw tidak hati-hati untuk membuang kelebihan produk untuk shade Sheba, Yaa, Nefertiti, dan Egypt. Fall out biasanya terjadi diwarna yang teksturnya chunky atau yang membutuhkan beberapa layer untuk menghasilkan intensitas warna yang menyolok. Pastikan untuk mengetukan kuas untuk membuang sisa produk atau mengambil produk seminimal kemudian baru di-layer sesuai intensitas yang diinginkan. Kebanyakan shade bisa dibaurkan dengan baik, rata dan tidak ada patchiness. Kekurangannya warna shimmer gw lihat tidak memiliki binding agent yang kuat sehingga pigmentasi dan kilauan tidak bertahan dengan lama. Tetapi overall masih lebih berkualitas daripada beberapa palet yang gw miliki. Diberbagai online shop harganya berkisar antara IDR 500-570k, sebanding dengan jumlah produk dan kualitas yang didapatkan.

Gw memiliki Mini Masquerade Palette dari Juvia’s Place dan personally gw lebih menyukai palet tersebut karena memiliki varian warna yang lebih luas dari warm neutral hingga biru, teal, dan merah jambu. I’ll see you soon in my next review. XOXO