Oronine H Ointment

A magic in a jar

Feb 14, 2017 | review | 4 comments

Hi Everyone,

Oronine H Ointment adalah produk dari Otsuka Pharmaceutical yang didirikan di Tokushima, Jepang sejak tahun 1994. Kulit gw sekarang dalam mint condition tetapi tentu saja masih timbul jerawat here and there khususnya sebelum the usual time of the month. Biasanya timbul disekitar dagu dan rahang berupa papules (tanpa mata) yang kemudian berubah menjadi pustules (jerawat dengan mata berwarna putih). Jerawat semacam pustules ini apabila pecah pemulihannya lebih lama dikulit gw, tidak jarang pula menyebabkan ceruk yang tidak bisa hilang walaupun tidak dipencet atau diekstrasi secara paksa. Jadi gw perlu spot treatment agar papules tidak menjadi pustules dan bisa juga untuk mengeringkan pustules. I tried bye bye blemish tetapi masih mencari alternatif yang lebih affordable dan efektif.

Claim & Ingredients

Produk ini adalah hydrophilic ointment yang bisa digunakan untuk berbagai masalah kulit seperti jerawat, kulit yang terkelupas, luka bakar minor, bibir pecah-pecah, chilblains, gatal-gatal, dry athlete’s footjock itch, dan kulit bersisik.

Bahan-bahan: mengandung bahan aktif (active ingredients) chlorhexidine gluconate solution (20%):10mg, dengan additive lauromacrogol, polysorbate 80, sulfuric acid (Al/K), macrogol, glycerin, olive oil, stearyl alcohol, white beeswax, petroleum jelly, self-emulsifying glyceryl stearate, fragrance, purified water.

Apa sih active ingredients, dalam skin care artinya bahan yang digunakan untuk membuat produk berkhasiat untuk memenuhi janji yang diklaim oleh produk tersebut. Jadi misalnya skin care tersebut menjanjikan perawatan untuk jerawat secara umum memiliki active ingredients seperti salicylic acid atau benzoyl peroxide. Produk anti-aging biasanya mengandung anti oksidan seperti vit C dan E atau AHA untuk mengurangi garis-garis halus dan kerutan. Dimethicone dan petrolatum biasanya terdapat di pelembab untuk kulit kering karena memang berfungsi untuk menahan air di kulit untuk hidrasi dan menjaga kelembaban.

Chlorhexidine gluconate solution adalah agen yang membunuh mikrooganisme atau menekan multiplikasi atau pertumbuhan yang biasanya berfungsi sebagai pengawet di skin care dan make up. Sebagai agen biocidal yang membantu membersihkan kulit dan menghilangkan bau dengan menghancurkan pertumbuhan mikrooganisme. Selain mencegah pertumbuhan bakteri, efek residu juga menghambat pertumbuhan mikroba setelah aplikasi.

Sebenarnya produk ini bukan skin care sehingga gw berusaha sebisa mungkin mengumpulkan informasi mengenai bahan-bahan tambahan yang digunakan. Lauronacrogol adalah komponen yang biasa ditambahkan disalep atau perlengkapan mandi sebagai anestesi lokal dan meredakan gatal-gatal khususnya yang disebabkan oleh eksim dan kulit kering. Polysorbate 80 biasa digunakan sebagai emulsifier dan sulfuric acid (Al/K) biasa digunakan sebagai pH adjuster. Macrogols yang digunakan kemungkinan molekul berukuran kecil yang biasa digunakan sebagai excipients diproduk farmasi sebagai pelumas dan film coatings. Excipient sendiri adalah zat yang diformulasikan bersama active ingredients dari suatu produk atau obat yang bertujuan untuk menstabilkan dan mengembangkan formula yang mengandung active ingredients yang berkhasiat atau untuk meningkatkan efek teraputik dari active ingredients dengan membantu produk menyerap kedalam kulit. Additive lainnya adalah glycerin yang mungkin digunakan sebagai solventolive oil untuk mengatasi kekering berlebihan pada kulit, white beeswax sebagai emulsifier dan membantu aplikasi produk menjadi lebih mudah. Petroleum jelly sebagai emollient dan bahan anti-statik dan self-emulsifying glyceryl stearate digunakan sebagai pelumas dipermukaan kulit.

How I use it: AM-setelah menggunakan primer dengan menggunakan cotton bud hanya dititik-titik kulit yang flaking. PM-langkah terakhir setelah semua skin care diaplikasikan dan pada jerawat tidak dibagian kulit lain.

Texture & Scent: warnanya putih dan memiliki konsistensi layaknya seperti krim, ringan namun tidak dissolve menjadi translucent jadi gunakan sesedikit mungkin. Sama sekali tidak berminyak dan tidak terserap dengan cepat, produk seperti memberikan lapisan pelindung dan sit on top of the skin. Berbau agak minty tetapi tidak menyengat.

Packaging: dikemas dalam kontainer pecah belah yang opaque layaknya balsem dengan tutup yang bisa diputar. Kontainernya juga agak berat, produk yang didapat sebanyak 30ml.

Performance: sebagai fungsi utamanya obat ini bekerja dengan baik untuk meredakan jerawat bahkan yang masih berada dibawah permukaan kulit (belum ada matanya). Biasanya dalam 2-3 hari jerawat mengecil dan tidak muncul kepermukaan kulit namun hal ini juga tergantung tingkat keparahan jerawat gw. Sedangkan untuk pustules (jerawat bermata) obat ini juga cukup ampuh untuk mengeringkan dalam hitungan hari sekaligus membuat crusty bit menjadi tidak terlalu menonjol. I don’t have before/after picture karena cukup sulit mendokumentasikan tanpa lighting yang baik. Tidak ada rasa pedih maupun sensasi menyengat pada waktu gw aplikasikan ke jerawat.

Sedangkan untuk fungsi lain, terlebih dahulu gw ingin menyatakan produk ini tidak diperuntukkan sebagai make up base! Sekarang banyak gw lihat apabila produk mengandung glycerin asumsinya bisa digunakan sebagai make up base. Bahannya sudah dijelaskan adalah anti bakteri yang cukup potent dan secara jelas dipetunjuk penggunaan tidak boleh digunakan sebagai make up base. Tetapi gw sedikit melanggar aturan ini hanya untuk crusty bit atau kulit kering disekitar jerawat atau jerawat yang kering dengan kulit mengelupas disekitarnya. Nah, gw mengoleskan dibagian seperti ini sebelum menggunakan make up. Jumlah produk yang gw gunakan sangat sedikit dengan menggunakan cotton bud. Karena walaupun sudah menggunakan moisturizer tidak cukup membuat kulit dibagian tersebut menjadi tidak terlalu mencolok under make up atau bisa menyatu dengan foundation, gw memerlukan sesuatu yang lebih emollient sekaligus bisa menyembuhkan atau meredakan jerawat. It works like a charmcrusty bits benar-benar tidak terlihat dibawah make up.

Verdict: biasanya gw tidak menganjurkan produk yang memiliki pewangi tambahan. Namun produk ini bekerja sangat baik, jerawat biasanya mengecil secara signifikan dalam 2-3 hari saja. Selain itu mampu membuat kulit-kulit kering disekitar jerawat menjadi tidak terlalu mencolok sehingga membuat aplikasi foundation menjadi menyatu dengan kulit dibagian yang bermasalah. Btw, untuk fungsi-fungsi yang lain, salep ini juga bekerja dengan baik. Gw pernah menggunakan selama 1 minggu berturut-turut untuk luka dikaki dan secara bertahap membaik hingga akhirnya sembuh. Harganya pun ramah dikantong berkisar antara IDR 150-185k diberbagai online shop. 

Gw bersyukur sekali membaca blog di Indonesian Beauty Blogger mengenai salep ini, it definitely helps me. Apalagi gw memang memiliki beberapa jerawat here and there dan senang bisa sembuh lebih cepat daripada biasanya. Have you try this ointment? XOXO