The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%

A science-based skin care line with super affordable price tag

Apr 18, 2017 | review | 62 comments

Hi Everyone,

I’m very excited to review couple of products from The Ordinary. First thing 1st, mari berkenalan dengan Deciem. Deciem adalah perusahaan start-up kecantikan berbasis di Canada yang didirikan oleh Brandon Truaxe. It’s remarkable karena dalam jangka waktu 3 tahun, perusahaan ini memiliki lebih dari 10 anak perusahaan berbeda. Deciem is a parent company of NIOD, Hylamide, Chemistry Brand, Stemm, Fountain, HIF (Hair is Fabric), White RX, AB Crew, brand lainnya seperti (Inhibitif, Grow Gorgeous, etc), dan tentu saja The Ordinary. What’s so special about The Ordinary? Merk ini menyajikan skin care dengan bahan yang sangat umum seperti cold pressed oillactic acid, glycolic acid, salicylic acid, niacinamide, hyaluronic acid, retinol, vitamin C, dsb dengan harga super affordable, kisaran antara $5-20. Pendirinya mengatakan dia menciptakan brand ini karena kurangnya integritas dalam komunikasi dan pricing di beauty industry. I agree 100% karena banyak sekali produk skin care yang memiliki bahan dasar yang sangat umum atau biasa namun dijual dengan harga jutaan dengan packaging yang tidak tepat sehingga konsumen tidak mendapatkan keuntungan yang dijanjikan. Gw membeli beberapa produk dari The Ordinary yang akan gw bahas sesegara mungkin, lemme start with Niacinamide 10% + Zinc 1%.

Claim & Ingredients

Salah satu kelebihan dari The Ordinary adalah penjelasan secara lengkap mengenai produk yang dijual. Produk ini memiliki format water-solution dengan pH antara 5.50-6.50. Diformulasikan tanpa alkohol, minyak, silikon, kacang-kacangan, vegan, dan cruelty free. Niacinamide (Vit B3) diindikasi dapat mengurangi noda jerawat dan pori-pori tersumbat. Konsentrasi yang tinggi yaitu 10% dan didukung kandungan zinc salt dari pyrrolidone farboxylic acid dapat menyeimbangkan aktifitas minyak berlebih dikulit.  

Bahan-bahannya: Aqua (Water), Niacinamide, Pentylene Glycol, Zinc PCA, Tamarindus Indica Seed Gum, Xantam Gum, Isoceteth-20, Exthoxydiglycol, Phenoxyethanol, Chlorphenesin.

Sesuai dengan nama produk ini, ada 2 active ingredients yaitu niacinamide dan zinc PCA.

Niacinamide yang juga dikenal sebagai nicotinamide atau nicotinic acid amide adalah bagian dari vitamin B dan larut didalam air. Niacimide berasal dari niacin, yang merupakan komponen dari vitamin B3 dan biasa digunakan secara bergantian sebagai sumplemen. Perbedaan yang mendasar diantara kedua komponen vitamin B3 ini adalah, niacinamde berasal dari niacin dan tubuh bisa merubah niacin menjadi niacinamide. What does it do for your skin?

Niacinamide memiliki berbagai macam keuntungan diantaranya dapat memperbaiki tampilan pori-pori membesar, meratakan warna kulit, mengatasi garis-garis halus, kulit kusam dan memperkuat permukaan kulit yang lemah. Niacinamide juga mengurangi kerusakan kulit karena lingkungan sekitar dan stabil terhadap panas dan cahaya. Bagi yang memiliki masalah jerawat, pemakaian 4% niacinamide selama 8 minggu menunjukkan perbaikan kondisi kulit karena kandungan anti inflamatorry (anti radang) yang membantu mengurangi berkembangnya pustules dan papules.

Let’s break down some of the most improtant benefit to the skin.

Meningkatkan kemampuan epidermal lipid barrier, kulit akan lebih sehat apabila epidermal lipid barrier berfungsi dengan baik. Lipid barrier pada umumnya berasal dari minyak yang diproduksi secara alami dikulit dan keratinocyte atau sel keratinosit yang membentuk lapisan tipis dipermukaan kulit. Fungsinya menahan molekul air dan mencegah terjadinya TEWL, mencegah zat-zat yang secara alami diproduksi oleh kulit untuk melembabkan larut dan tidak terserap oleh kulit dan melindungi kulit dari efek negatif lingkungan sekitar. Niacinamide meningkatkan produksi ceramides (komponen penting dari lipid barrier) sehingga membuat kulit tetap kuat dan mencegah Trans Epidermal Water Loss (proses hilangnya air secara alami dari lapisan kulit paling luar melalui penguapan secara perlahan) sehingga kulit tetap kuat, sehat dan lembab. Hal ini sangat membantu khususnya bagi mereka yang memiliki kulit kering apalagi yang ingin memulai menggunakan produk-produk yang mengandung retinoids yang memiliki efek samping mengeringkan kulit.

Mengatasi hiperpigmentasiniacinamide membantu mengurangi pigmentasi karena mengurangi transfer molekul pigmen di kulit, menekan melanin mencapai permukaan kulit dan melindungi kulit dari kerusakan sinar UV lebih jauh. Terlalu banyak melanin (zat protein yang secara alami dihasilkan oleh kulit yang menentukan warna kulit dan memiliki kemampuan kulit menyerap sinar UV) bisa menyebabkan hiperpigmentasi, freckles, dan age spot. Studi oleh Proctor and Gamble menyebutkan aplikasi 5% Niacinamide selama 12 minggu mampu mengurangi garis-garis halus, hipergimentasi, kemerahan, dan kulit menjadi kuning.

Membantu memperkecil pori-pori, manfaat lain dari niacinamide adalah menjaga elastisitas kulit. Pori-pori menjadi besar selain karena tersumbat bisa juga disebabkan oleh paparan sinar matahari sehingga bertambah besar. Niacinamide membantu mengencangkan pori-pori kembali dengan menguatkan kemampuan elastisitas kulit.

Zinc atau seng adalah mineral yang diperlukan oleh tubuh agar enzim bisa bekerja secara maksimal. Zinc yang sering digunakan diproduk skin care adalah zinc oxide ditabir surya dan zinc sulfate diperawatan untuk mengurangi jerawat. Beberapa referensi menunjukkan bahwa penggunaan zinc sulfate secara topikal (oles) tidak efektif dan bahkan menyebabkan iritasi dipermukaan kulit dimana zinc sulfate digunakan. So I was quite sceptical. Setelah membaca lebih lanjut ternyata zinc PCA berbeda dengan zinc sulfateZinc PCA adalah zinc salt dari pyrrolidone carboxylic acid yang efektif digunakan secara topikal. Keuntungannya selain melembabkan kulit juga mengatur produksi kelenjar minyak sehingga membantu mengontrol produksi minyak berlebih. Zinc PCA akan memperlambat aktivitas berlebih kelenjar minyak yang tentu saja kan mengurangi berkembangnya jerawat. Minyak berlebih dan kulit berminyak secara umum merupakan pemicu breakouts dan jerawat. Minyak berlebih bisa juga berujung kepada terbentuknya whiteheads dan blackheads. Zinc PCA mampu membantu pori-pori tetap bersih dengan menjaga kelembaban dan mengurangi minyak di wajah. Sifat antibakteri juga adalah salah satu karakteristik yang dimiliki, jerawat biasanya disebabkan oleh bakteri serta kelenjar minyak yang hiperaktif dan ketika salah satu trace element (mineral mikro) dalam hal ini adalah Zinc PCA dikonsumsi oleh kulit akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan bakteri yang menyebabkan jerawat. Keuntungan lainnya, penelitian menunjukkan manfaat anti-aging karena kemampuannya untuk menggagalkan enzim yang merusak pada kulit yang dapat merusak permukaan dan menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan seperti keriput.

Sisanya adalah additive seperti pentylene glycol humektan sintesis untuk menjaga kelembaban kulit dan memiliki sifat anti-bakteri atau bisa juga digunakan sebagai solvent untuk melarutkan berbagai bahan-bahan lainnya. Tamarindus indica seed gum, ekstrak biji asem memiliki keuntungan yang cukup menarik diantaranya bisa meningkatkan hidrasi didalam dermis. Dermis adalah lapisan tengah kulit (di bawah epidermis) yang mengandung serat kolagen, serat elastis, asam hialuronik, pembuluh darah dan pembuluh limfatik, folikel rambut, saraf, kelenjar, dan banyak lainnya. Ini adalah “otak” dari kulit, juga disebut kutis. Selain itu juga berguna untuk mencerahkan warna kulit dan membantu mengurangi hiperpigmentasi. Xantham gum digunakan sebagai emulsion stabilizer adalah polysaccharide berasal dari glukosa atau gula dan juga digunakan untuk meningkatkan viskositas atau kekentalan suatu cairan apabila digunakan kurang dari 1%. Bahan ini juga memiliki sifat sebagai skin conditioning (membantu tekstur kulit menjadi lebih lembut). Exthoxydiglycol adalah solvent bahan yang membantu melarutkan semua bahan yang digunakan dan membantu membuat konsistensi menjadi ringan dan mengurangi viskositas atau kekentalan. Pengawet yang digunakan adalah phenoxyethanol dan chlorphenesin

Packaging: dikemas dibotol kaca (frosted glass) dengan aplikator pipet, karena bahan aktifnya tidak sensitif terhadap sinar UV maka botol kaca yang digunakan tidak mengandung UV filter. Produk yang didapat sebanyak 30ml.

Texture & Scent: baunya versi tipis minyak kayu putih tetapi tidak menyengat dengan tekstur cair berkonsistensi sedikit padat.

How I use it: AM – setelah toner dan sebelum produk lain yang bertekstur krim, contohnya sehabis acid toner, hydrating toner, Niacinamide 10% + Zinc 1% dileher dan wajah, moisturizer, tabir surya, terakhir primer (apabila sedang menggunakan). Gw tidak menggunakan malam hari karena gw menggunakan vitamin C yang apabila digunakan secara bersamaan akan saling menganulir keuntungan kedua zat tersebut.

Performance: Gw sedikit kesulitan untuk memasukkan produk ini ke rutinitas sehari-hari. Aplikasinya memang harus dilakukan sebelum produk berbasis krim tetapi ada beberapa produk yang tidak bekerja dengan baik secara bersamaan sehingga menemukan kombinasi yang tepat agar muka tidak menjadi terlalu berminyak atau terlalu kering cukup sulit bagi gw. Bentuknya yang cair membuat produk ini sangat mudah diratakan, sebelum benar-benar menyerap gw merasa wajah sedikit lengket tetapi kira-kira 1-2 menit seluruh produk akan menyerap dan rasa lengket langsung hilang. Hari pertama, gw mencoba me-layer dengan berbagai produk seperti moisturizer, tabir surya, dan primer. Kombinasi ini kurang bekerja dikulit gw, entah mengapa bagian t-zone menjadi super oily dan bagian pipi menjadi terlalu kering sehingga foundation masuk ke pori-pori dan terlihat cakey. Kemudian gw mencoba mengurangi penggunaan primer seminimal mungkin dan mengganti sunscreen, kombinasi ini cukup baik karena t-zone tidak terlalu berminyak dan daerah kering tetap lembab dengan baik

Gw tadinya berpikir produk ini tidak bekerja karena tampilan pori-pori tetap sangat prominent dan rasanya tidak ada perubahan yang signifikan. Gw berharap pori-pori langsung terhapuskan dan tidak terlihat, tentu saja itu tidak mungkin. Sehingga gw harus adjust my expectation dan benar-benar mengamati perubahan terkecil. Review pun gw putuskan setelah +/- 2 bulan apalagi setelah gw baca dibutuhkan 12 minggu atau 3 bulan untuk melihat bekerjanya niacinamideI’m happily to report that my skin looks healthier. Gw memiliki hiperpigmentasi akibat jerawat yang mulai bermunculan didagu dan setelah hampir 2 bulan terlihat sedikit memudar apalagi dengan bantuan vitamin c pada malam hari. Sayangnya tidak cukup ampuh untuk mengatasi hiperpigmentasi akibat paparan sinar matahari. Namun skin tone wajah terlihat makin lama makin merata sehingga wajah terlihat lebih cerah. Biasanya ada bagian-bagian wajah yang lebih gelap seperti dahi dan bagian pipi dan itu membuat tampilan wajah menjadi terkadang gelap. Pori-pori tentu saja tidak hilang atau halus sekali, tetapi memang mengecil dan tekstur muka sedikit halus. Fine-lines tidak ada perubahan, gw perhatikan dibagian dagu tidak berkurang. Niacinamide yang merupakan anti inflammatory juga rasanya membantu pada waktu beberapa jerawat tumbuh, jerawat menjadi tidak sebesar biasanya dan lebih gampang sembuh. Overall gw juga merasa produksi minyak lebih terkontrol khususnya dibagian t-zone dan sekaligus mampu menambahkan kelembaban sehingga kulit wajah terlihat lebih kenyal. Karena hanya vitamin B3 dan mineral, maka tidak ada efek negatif. Dibuktikan dengan tidak adanya purging selama pemakaian.

Verdict: setelah +/- 2 bulan memakai secara rutin dipagi hari, gw merasakan perubahan-perubahan kecil khususnya mengatasi masalah pori-pori yang membesar, uneven skin tone, dan membantu mengontrol minyak dengan catatan gw harus menemukan kombinasi yang sesuai dalam rutinitas skin care. Sedangkan menurut gw produk ini kurang ampuh untuk mengatasi hiperpigmentasi akibat paparan sinar matahari. The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%, gabungan antara mineral dan vitamin adalah tambahan yang baik apabila gw merasa sedang mengalami masalah jerawat untuk mencegah tidak terlalu membesar, mengontrol minyak, menjaga kelembaban pada saat penggunaan retinoids dan mempersiapkan kulit saat menggunakan retinoids. Harus diingat, adjust your expectation dan beri waktu untuk produk ini bekerja dengan baik. Harganya yang cukup ramah dikantong antara IDR 138-180k membuat produk ini patut dicoba khususnya baik bagi mereka yang sedang menggunakan skin care lain yang belum mengandung niacinamide dan zinc. Tetapi karena teksturnya yang cair membuat produk cepat habis karena diperlukan jumlah yang cukup banyak untuk diaplikasikan keseluruh permukaan wajah dan leher.

Beberapa produk lain seperti Caffeine Solution 5% + ECGC, Advance Retinoid 2% dan seperti biasa duo-review produk lain keluaran Deciem, NIOD. I’ll be reviewing CAIS + MMHC duo. Apabila kalian tidak ingin ketinggalan, please subscribe dengan meninggalkan e-mail dipojok kanan atas kolom home page. XOXO