Ecotools Perfecting Blender Duo

A set of unique sponge for smooth perfected application

Aug 8, 2017 | review | 2 comments

Hi Everyone,

Sebagai makeup enthusiast, gw suka mencoba berbagai macam produk walaupun sudah menemukan holy grail product. Akhir-akhir ini banyak sekali makeup sponge baru dari berbagai merk, sebut saja L’oreal, Ulta, Elf, Ecotools, dsb. Namun sayang sulitnya akses dan harganya yang mahal biasanya membuat gw mengurungkan niat untuk mencoba, until I saw Sociolla is carrying Ecotools sponge dengan harga yang affordableIt was 40% dan kebetulan gw memang sudah perlu mengganti sponge dengan yang baru. So here we go, gw menyukai beberapa hal yang tentu saja berdasarkan preferensi pribadi.

First, let’s get to know them sponge 🙂 Ecotools Perfecting Blender Duo dirancang dengan teknologi EcoFoam, 70% terbuat dari bahan-bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang memiliki dua ukuran dan kepadatan. Base Blender berukuran besar lebih lembut dan fleksible untuk menciptakan aplikasi makeup yang ringan dan buildable. Sedangkan Mini Detail Blender lebih padat untuk aplikasi lebih detil dan tepat.

Ecotools Perfecting Base Blender 

Sponge ini bisa digunakan baik basah maupun kering. Bagian bawahnya oval dengan ujung yang slanted panjang disatu sisi dan miring tetapi dengan permukaan datar yang lebih kecil disisi lainnya. Diatasnya tidak benar-benar runcing melainkan membentuk wedge atau baji.

How I use it:

  • Bagian bawah berbentuk oval biasa gw gunakan untuk meratakan aplikasi foundation didaerah-daerah besar khususnya pipi dan jidat.
  • Bagian slanted yang besar, it’s a perfect size untuk meratakan foundation khususnya didaerah bawah mata dan samping hidung. Gw juga menggunakan untuk benar-benar menekan produk kedalam kulit sehingga rata dengan sempurna. Sedangkan bagian slanted yang lebih kecil sangat berguna untuk meratakan aplikasi undereye concealer.
  • Bagian atas biasa gw gunakan untuk meratakan aplikasi ujung-ujung blush sehingga terlihat lebih seamless. Gw juga melihat bagian ini bisa digunakan untuk aplikasi produk contouring yang berbasis krim.

The Pros:

  • The texture of the sponge, walaupun tidak selembut Real Techniques sponge tetapi Ecotools Perfecting Base Blender masih terbilang cukup lembut dan bouncy, masih terasa nyaman pada saat dipantulkan ke permukaan kulit.
  • The shape and usage of the sponge, gw sangat menyukai bentuknya yang fungsional. Bagian bawahnya yang bulat membuat lebih mudah untuk meratakan foundation dipermukaan wajah yang lebih besar dan menghasilkan aplikasi seamless. Bagian slanted-nya juga sangat handy untuk menjangkau pipi didekat hidung dimana gw perlu pressing the foundation against the skin agar terlihat lebih halus sehingga masalah tekstur dan pori-pori sedikit tersamarkan. Selain itu juga sangat berguna untuk meratakan undereye concealer. Gw lebih menyukai bentuk semacam ini dibandingkan Real Technique Miracle Complexion Sponge dimana tidak terdapat bagian bawah yang oval.
  • The price, cukup ramah dikantong antara IDR 125-140k untuk 2 sponges.
  • The maintenance, tentu saja lebih repot daripada kuas tetapi surprisingly ternyata sponge ini lebih mudah untuk dicuci. Mungkin bahannya yang memungkinkan residu sabun bisa lebih cepat dibasuh, tidak perlu berlama-lama merendam sponge dibawah air mengalir.

The Cons:

  • The size of the sponge, terlalu besar pada saat basah. Ini hanya preferensi pribadi gw, karena terlalu besar pada saat mengaplikasikan produk sulit sekali mendapatkan aplikasi yang tepat. Gw harus menggunakan Mini Detail Blender untuk melakukan hal tersebut
  • The amount of product absorb, gw perlu menggunakan jumlah produk 2x lebih banyak untuk mendapatkan hasil yang sama. Jadi biasanya gw mengaplikasikan foundation terlebih dahulu dengan jari hingga serata mungkin baru kemudian meratakan dengan sponge untuk menghemat produk.

Ecotools Perfecting Mini Detail Blender

Bentuknya sama seperti perfecting base blender dengan ukuran yang lebih kecil dan jauh lebih padat.

How I use it:

  • Bagian bawah berbentuk oval biasa gw gunakan untuk aplikasi cream blush dan highlight.
  • Bagian slanted yang besar, gw lebih menyukai menggunakan sponge ini untuk aplikasi foundation. Bentuknya yang lebih kecil cocok untuk aplikasi yang lebih tepat dan apabila gw menggunakan foundation yang cepat set sehingga gw harus mengaplikasikan sedikit demi sedikit.
  • Sedangkan bagian slanted yang lebih kecil, i was hoping to be able to use it untuk meratakan undereye concealer. Sayangnya terlalu padat dan keras untuk bagian yang sangat delicate seperti bawah mata. Gw harus berhati-hati agar tidak terlalu menarik kulit atau terlalu keras memantulkan ke kulit.

The Pros:

  • The size of the sponge, sedang tetapi bisa digunakan untuk aplikasi yang presisi seperti dibawah mata, aplikasi cream blush dan highlight.
  • The shape and usage of the spongei get best of both worlds. Bagian bawah berbentuk oval lebih nyaman untuk digunakan mengaplikasikan foundation dan meratakan blush. Bagian yang rata berguna untuk under eye concealer dan highlight.
  • The price
  • The maintenance

The Cons:

  • The density of the sponge, terlalu padat cenderung keras walaupun tidak sekeras sponge generik lainnya. Tetapi berasa sekali pada waktu dipantulkan kepermukaan wajah khususnya area-area lembut seperti bawah mata. Walaupun bentuknya cocok untuk aplikasi didaerah tersebut, gw enggan menggunakan karena rasanya tidak nyaman.
  • The amount of product absorb, OMG! Base Blender sudah menyerap cukup banyak produk, Mini Detail Blender menyerap lebih banyak produk. Sehingga aplikasi menjadi terlalu sheer dan perlu terlalu banyak produk untuk mendapatkan hasil seperti yang biasa gw dapatkan dengan sponge lain atau kuas.

How I clean it: Cukup gunakan sabun cuci tangan, sabun muka (face cleanser) atau hand soap dan pijat secara perlahan untuk mengeluarkan semua residu produk kemudian bilas hingga bersih dibawah air mengalir. Seminggu sekali, setelah bersih dari sabun, rendam sponge di mangkok dan masukkan kedalam microwave selama 10 detik. I’m happily to reportsponge ini tidak rontok atau rusak setelah dicuci.

How I store it: disimpan dalam kontainer kedap udara, gw menggunakan lock n lock berukuran kecil agar sponge tetap bersih dan tidak berjamur. Setelah itu bisa dimasukkan ke kulkas sehingga pada waktu digunakan memberikan rasa segar di kulit.

Verdict: Walaupun ada beberapa kelebihan yang cukup gw sukai namun sayangnya kekurangan yang fatal adalah banyaknya produk yang diserap sehingga menjadi boros. Hingga gw harus “bekerja” 2x, misalnya foundation diratakan terlebih dahulu dengan jari baru kemudian menggunakan sponge untuk kembali meratakan agar produk tidak terlalu banyak terserap dibanding langsung mengambil produk dengan sponge baru diaplikasikan. Kalau kalian ingin mencoba Ecotools Perfecting Blender Duo, you can purchase it through Sociolla* untuk menghemat gunakan kode SBNLA8D2 untuk potongan harga sebesar IDR 50k untuk pembelanjaan minimal 250k.

Apa sih sponge affordable kesukaan kalian? Is there any good local brand product? Bagikan di seksi komen, sementara ini gw masih ingin mencoba beberapa merk lain dan will report back. XOXO