Luxcrime Golden Eyes Ultra Palette

A palette desperately needs formulation revamp

Dec 2, 2017 | review | 8 comments

Hi Everyone,

When I saw the teaser of this palette on instagram, I gasped! Yey, eyeshadow palette lokal buatan negeri sendiri. Gw langsung tertarik dengan padanan warna yang wearable dan cukup lengkap tanpa harus menggunakan eyeshadow lain. Luxcrime sendiri adalah brand baru dengan rangkaian produk yang beragam, skincare dan makeupIt claims cruetly free dan produk yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi, on trend dengan packaging yang menarik. Produk mereka dihasilkan oleh LF Beauty Manufacturing Indonesia, perusahan yang juga memproduksi Lóreal. Lagi-lagi tidak ada informasi mengenai “wajah” dibelakang produk ini, is it makeup artist, beauty enthusiast, atau sesederhana individu yang ingin melihat peluang pasar di produk kosmetik dan skincare. 

Insipirasi dari palet ini adalah 10 putri Jawa yang dikenal karena kecantikan, kekuatan, dan spiritualitas mereka. Palet ini dibuat untuk menonjolkan kecantikan perempuan Indonesia dengan nuansa warna emas dan “nude“, berisikan 10 warna yang pigmented. Terdiri dari 4 metalik, 2 semi-metalik, dan 4 matteLet’s dive into the details.

Packaging Pricingtwo thumbs up for packaging! dikemas dengan cardboard yang tipis dan cukup kuat, mutunya tidak kalah dari highend Stila eyeshadowDesign sederhana, color block berwarna putih, emas, dan soft pinkI absolutely love it. Harga per gram produk ini adalah IDR 11.950, produk yang didapat sebanyak 20gr. Gw bandingkan harganya dengan sesama produk lokal, Makeover Eyeshadow Palette Nudes, seharga IDR 195k untuk total 10gr yang artinya IDR 19.5k per gram. Maybelline Rock Nudes Palette, seharga IDR 189k untuk total 10gr, berarti harga per gram IDR 18.9k. Jadi harganya terlihat mahal karena memang jumlah produk yang didapat 2x lipat dari beberapa eyeshadow palette drugstore lainnya.

IngredientsTalc, Mica, Fluorphlogopite, Isostearyl Neopentanoate, Octyldodecyl Stearoyl Stearate, Magnesium Stearate, Cyclopentasiloxane, Paraffinum Liquidium (Mineral Oil), Zinc Stearate, Phenyl Trimethicone, Polyethylene, Microcystalline Wax (Cera Microcristallina), Phonexyethanol, Dimethicone, Diisostearyl Malate, Ethylene/Propylene/Styrene Copolymer, Glyceryl Caprylate, Silica, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Ethylhexylglycerin, Tocopheryl Acetate, Tin Oxide, BHT, Butylene/Ethylene/Styrene Copolymer, May Contain: CI 7499, CI 77891, CI 16035, CI 77492, CI 77742, CI 75470, CI 42090, CI 77007

Texture: teksturnya berbeda sesuai dengan jenis eyeshadow. Metalik memiliki tekstur yang sangat aneh, not buttery tetapi seperti lembab dan lengket layaknya cream eyeshadowIt’s the weirdest texture. Pada saat gw usapkan ke punggung tangan, terasa kasar. Shimmer (satin) memiliki tekstur yang cukup halus, tidak terlalu kering (kecuali 1 shade yang akan gw bahas secara detil) dan sedikit kaku. Terakhir matte memiliki tekstur yang hampir sama dengan satin tetapi lebih buttery dan tidak terlalu stiff. 

Performance ColorI really like the color scheme, warna netral dengan beberapa warna menonjol seperti emas, perunggu, tembaga, ungu gelap dengan sedikit nuansa kemerahan. Gw merasa tidak memerlukan palet atau eyeshadow lain untuk menghasilkan beberapa look. Sungguh sayang mutunya sangat buruk untuk shimmer dan metalic yang padahal biasanya lebih baik daripada matteShimmer sama sekali tidak pigmented dan pada saat dibaurkan ke kelopak mata menjadi muddy. Untuk shade metalik, it’s the worst eyeshadow I’ve tried so far. Teksturnya aneh, bukan buttery melainkan seperti eyeshadow yang belum kering dan dipaksa dicetak in the pan. Pada saat digunakan dikelopak mata tekstur yang terasa seperti glitter yang di press. Sangat berantakan, pada saat gw menerima produk pun terlihat seperti eyeshadow tidak dicetak dengan baik dan seperti ada lapisan tipis diatas eyeshadow seperti apabila sehabis kita menggunakan kuas basah mengambil eyeshadow. Aplikasi pun menjadi sangat rumit, tidak bisa menggunakan kuas sintesis karena pigmen tidak bisa diambil oleh bristle. Gw coba lagi dengan menggunakan jari tangan juga tidak bisa menghasilkan warna seperti di pan dan glitter fall out kemana-mana. Terakhir dengan menggunakan kuas yang dibasahi tetap tidak menghasilkan warna yang gw inginkan.

The matte shades are the star of the product. Umma, Srikandi, Rumbini dan Gendari mudah diaplikasikan di kelopak mata dengan pigmentasi, ketahanan, blendability yang cukup baik. Srikandi adalah crease color yang sesuai dengan skin tone gw dan Umma merupakan warna sempurna untuk menciptakan bayangan sehingga kelopak mata gw terlihat tidak terlalu tebal. Gw akan bahas secara detil dilengkapi dengan swatches menggunakan primerswatches yang menggunakan jari tangan disebelah kanan dan disebelah kiri menggunakan kuas.

L-R: Drupadi, Srikandi, Sinta, Anjani

  • Drupadi – metalik berwarna kuning emas. Salah satu shade yang bermasalah, seperti yang gw jelaskan diatas sangat sulit mendapatkan warna seperti yang dihasilkan di pan. Gw mencoba dengan berbagai cara, bahkan dengan jari tangan pun warna tetap tidak keluar. Mungkin tidak terlihat di foto, tetapi teksturnya tidak halus dan di pan terlihat eyeshadow ini tidak di press dengan baik sehingga terlihat seperti hancur dengan lapisan-lapisan “basah”. Fall out-nya, jangan ditanya. Menyebar keseluruh permukaan wajah dan sulit sekali dihilangkan. Sulit melihat ketahanannya karena untuk menaruh dikelopak mata saja produk seperti tidak mau menempel dipermukaan kulit but not impossible. Gw perhatikan warnanya tetap kelihatan baik selama 5-6 jam pada saat gw sudah berhasil mengaplikasikan.
  • Srikandi matte warna cokelat dengan sedikit nuansa salmon, peachy dengan warm undertone. Teksturnya cukup creamy dan tidak terlalu stiff. Warnanya cukup pigmented, tidak ada fall out, bisa diaplikasikan beberapa kali untuk menambah intensitas, dan gampang dibaurkan. Lumayan powdery tetapi tidak terlalu masalah, gw memakai 6-7 jam baru kemudian sedikit memudar tetapi tidak crease selama pemakaian diatas 8 jam.
  • Sinta – metalik warna tembaga pucat lebih ke oranye gelap. Sedikit lebih baik daripada Drupadi, tidak terlalu banyak menghasilkan fall out. Masih bisa diaplikasikan dengan jari tangan, ketahanannya cukup baik 5-6 jam sebelum memudar.
  • Anjani – shimmer berwarna perak keunguan. Warna ini juga bermasalah, it’s so stiff dan kering sehingga sulit diaplikasikan. Gw harus menekan dan mengusap dengan keras hanya agar terlihat di swatch, dengan kuas produk hampir tidak bisa diambil. Gw hanya menggunakan 1x di inner conner dan terlihat bertahan selama 3-4 jam.

L-R: Agni, Umma, Prita

  • Agni – shimmer tetapi menurut gw lebih ke satin berwarna warm rose gold. Terlalu subtle untuk dikategorikan sebagai shimmer karena sama sekali tidak ada impact-nya. Warna ini sama sekali tidak terlihat dikelopak mata walaupun diusapkan berkali-kali dan terlihat muddy. Warna kulit gw termasuk medium untuk kategori Indonesia, jadi gw tidak mengerti bagaimana palet ini diciptakan untuk wanita Indonesia tetapi tidak terlihat dikulit wanita Indonesia pada umumnya. I don’t care about the longevity karena gw tidak bisa melihat warna ini dikulit.
  • Umma – matte berwarna cokelat dengan tone keabu-abuan, cool undertone. Gw suka mencampurkan dengan Srikandi agar tidak terlalu gelap tetapi sering juga gw gunakan sendiri untuk outer v atau membentuk bayangan di crease. Bisa dibaurkan dengan baik tetapi sedikit sulit di layer agar sesuai dengan intensitas yang diinginkan. Warna baru memudar setelah 5-6 jam.
  • Prita – metalik berwarna perunggu, sangat cantik tetapi memiliki masalah yang sama dengan Agni. Hampir mustahil mengambil dengan kuas.

L-R: Rumbini, Arimbi, Gendari

  • Rumbini – matte berwarna merah dengan nuansa oranye, agak mirip salmon gelap. Walaupun tidak terlalu pigmented tetapi lumayan bisa di layer untuk mendapatkan intensitas yang gw inginkan dan cukup bisa dibaurkan tanpa terlihat patchy. Teksturnya sedikit lebih kering dan agak kaku. Ketahanan cukup baik 6-7 jam sebelum memudar dan tidak creasing. 
  • Arimbi – shimmer yang lebih condong ke satin berwarna ungu dengan sedikit tone kemerahanWarna ini memiliki tekstur hampir mirip dengan warna metalik tetapi kering dan kaku. Di pan terlihat ada lapisan kering sehingga gw tidak bisa mengambil dengan kuas maupun dengan jari tangan. It’s so frustrating, dikuas telihat pigmented tetapi sama sekali tidak bisa diaplikasikan ke kelopak mata.
  • Gendari – matte berwarna abu-abu kehitaman karena tidak pigmented. Warna ini perform paling buruk dari warna matte lainnya. Warna ini tidak bisa di layer, pigmen seperti tidak mau menumpuk antara 1 lapisan dengan lapisan yang lain.

I tried my best untuk menciptakan 2 looks ini.

Srikandi (crease), Rumbini (sedikit dibawah crease), Agni (membentuk halo eyes),  Drupadi (dikelopak mata tengah), Chi (dikelopak mata luar), di lower lash line juga menggunakan penempatan yang sama untuk Agni dan Drupadi dibawah dibaurkan Srikandi, kemudian menggunakan Agni (highlight di inner conner).

Srikandi (crease), Arimbi (sedikit dibawah crease), Sinta (1/2 kelopak mata),  Prita (1/2 kelopak mata tengah), Arimbi Gendari (outer conner), di lower lash line menyapukan Arimbi, dan Agni (highlight di inner conner).

Verdict: gw tidak bermaksud menjelek-jelekkan sebuah brand, tidak ada niat buruk di review ini. Tetapi sayang sekali kualitas produk ini sangat buruk. It’s messy, susah diaplikasikan, warna yang tidak terlihat dikelopak mataglitter fall out yang terlalu banyak. It’s not worth your time and money. Produk ini perlu reformulated, siapapun yang memproduksi harus kembali ke lab, do their researchmore test, dan jangan bergantung dari hype. Gw ingin produk ini menjadi lebih baik karena secara konsep, packaging, dan padanan warna sudah sempurna. I think they can do it karena shade matte yang ada di palet ini memiliki kualitas yang cukup baik. Satu hal positif yang dapat gw katakan adalah ketahanan eyeshadow ini yang masih cukup baik selama 8 jam pemakaian tanpa creasing. Harganya IDR 239k, bisa dibeli secara online di Sociolla*

It’s time for #lokalprodukgiveawayGw memberikan 1 buah Luxcrime Golden Eyes Ultra Palette. Ini adalah giveaway terakhir ditahun 2017. Gw ucapkan selamat kepada previous winner dan semoga beruntung bagi mereka yang mengikuti giveaway ini. Syaratnya mudah, subscribe! dengan memasukkan e-mail dipojok kanan atas, mengisi form undian dibawah, dan jangan lupa reconfirm subscription kamu dengan mengklik link yang akan dikirim ke alamat e-mail yang didaftarkan. XOXO

Click here to view this promotion.